Berita

Bamsoet Puji Dubes Junimart Girsang: Energi Baru Benahi KBRI Roma Pasca Kekosongan 2 Tahun

Advertisement

Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet, mengapresiasi kinerja Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang. Bamsoet menilai Junimart bekerja cepat dan efektif dalam menata kembali berbagai persoalan di Kedutaan Besar RI di Roma setelah posisi tersebut kosong selama hampir dua tahun.

Tantangan Pasca Kekosongan Jabatan

Kekosongan jabatan duta besar sejak wafatnya Dubes Muhammad Prakosa pada 17 Januari 2023 di Roma meninggalkan pekerjaan rumah yang tidak ringan. Berbagai aspek, mulai dari tata kelola pelayanan administrasi, kesejahteraan pegawai, hingga penguatan diplomasi ekonomi dan multilateral, menjadi tantangan yang harus dihadapi.

“Setelah dua tahun kursi Dubes Italia kosong, tentu ada stagnasi pelayanan dan koordinasi. Kehadiran Dubes Junimart membawa energi baru. Banyak persoalan lama yang disentuh dan diselesaikan secara bertahap dan terukur,” kata Bamsoet dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Bamsoet usai bertemu dengan Junimart Girsang pada Jumat (16/1/26). Sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 24 Maret 2025, Junimart, yang juga merangkap perwakilan untuk Malta, San Marino, Siprus, serta organisasi internasional seperti FAO, IFAD, UNIDROIT, dan WFP, telah menunjukkan terobosan nyata.

Pembenahan Pelayanan Administrasi dan Kesejahteraan Staf

Salah satu langkah krusial yang diapresiasi Bamsoet adalah pembenahan tata kelola pelayanan administrasi di KBRI Roma. Proses layanan keimigrasian, perlindungan WNI, serta pelayanan dokumen bagi diaspora dan pelaku usaha Indonesia di Italia kini dinilai lebih cepat dan responsif. Hal ini penting mengingat Italia merupakan salah satu pintu utama Indonesia ke kawasan Eropa Selatan dan Mediterania.

Selain itu, Junimart juga mengambil langkah perbaikan kesejahteraan staf KBRI yang telah mengalami stagnasi lebih dari satu dekade. Kebijakan ini dinilai strategis karena kualitas diplomasi sangat ditentukan oleh kondisi internal perwakilan.

Advertisement

“Diplomasi yang kuat tidak lahir dari gedung megah, tapi dari sumber daya manusia yang sejahtera dan profesional. Langkah Dubes Junimart ini menunjukkan kepemimpinan yang memahami akar persoalan,” ujar Bamsoet.

Penguatan Diplomasi Ekonomi

Bamsoet memaparkan bahwa sejumlah inisiatif Junimart di bidang diplomasi ekonomi telah berhasil mempererat hubungan dengan kalangan pengusaha Italia. Italia merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia di Uni Eropa, dengan nilai perdagangan bilateral pada tahun 2024 mencapai kisaran US$ 3,9 miliar. Produk unggulan Indonesia seperti alas kaki, furnitur, tekstil, kopi, kakao, hingga produk perikanan memiliki pasar yang kuat di Italia.

“Dalam waktu singkat, KBRI Roma aktif memfasilitasi pertemuan bisnis, mendorong promosi produk Indonesia, serta membuka peluang investasi Italia di sektor manufaktur, energi terbarukan, dan industri kreatif di Tanah Air,” jelasnya.

Mandat Ganda dan Harapan ke Depan

Selain menjabat sebagai Dubes RI untuk Italia, Junimart Girsang juga memegang mandat rangkap sebagai duta besar RI untuk Republik Malta, Republik San Marino, Republik Siprus, serta perwakilan tetap Indonesia pada sejumlah organisasi internasional strategis seperti FAO, IFAD, WFP, dan UNIDROIT. Peran ini sangat krusial di tengah isu global mengenai ketahanan pangan, perubahan iklim, dan reformasi hukum perdagangan internasional.

“Harapan kita Dubes Junimart dapat menjaga konsistensi kinerja, memperluas jejaring strategis, serta memastikan diplomasi Indonesia di Italia dan forum multilateral semakin berdampak nyata bagi kepentingan nasional. Fondasi awal sudah diletakkan dengan baik. Tinggal bagaimana keberlanjutan dan penguatannya ke depan,” pungkas Bamsoet.

Advertisement