Berita

Aturan Pengeras Suara Masjid-Musala Selama Ramadan 2026: Panduan Lengkap Kemenag

Advertisement

Kementerian Agama (Kemenag) telah merilis panduan penggunaan pengeras suara di masjid dan musala selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 yang bertujuan untuk menjaga kekhusyukan ibadah sekaligus kenyamanan lingkungan.

Penggunaan Pengeras Suara Selama Ramadan

Selama Ramadan, penggunaan pengeras suara di masjid dan musala diperbolehkan untuk kegiatan seperti Salat Tarawih, ceramah, kajian Ramadan, dan tadarus Al-Qur’an. Penggunaan pengeras suara dalam diutamakan untuk menjaga kekhusyukan.

Momentum Hari Besar Islam Lainnya

Panduan ini juga mencakup penggunaan pengeras suara pada momentum hari besar Islam lainnya:

Advertisement

  • Idul Fitri dan Idul Adha: Takbir pada 1 Syawal dan 10 Zulhijjah dapat menggunakan pengeras suara luar hingga pukul 22.00 waktu setempat, dilanjutkan dengan pengeras suara dalam. Pelaksanaan Salat Idul Fitri dan Idul Adha juga dapat menggunakan pengeras suara luar.
  • Hari Tasyrik: Takbir Idul Adha pada 11-13 Zulhijjah dikumandangkan setelah Salat Rawatib menggunakan pengeras suara dalam.
  • Peringatan Hari Besar Islam/Pengajian: Menggunakan pengeras suara dalam. Jika jamaah melimpah ke luar, pengeras suara luar dapat digunakan.

Panduan Pengeras Suara Saat Waktu Salat

Berikut adalah tata cara penggunaan pengeras suara saat waktu salat:

  1. Salat Subuh:
    • Sebelum azan: Pembacaan Al-Qur’an atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar maksimal 10 menit.
    • Pelaksanaan salat, zikir, doa, dan kuliah Subuh menggunakan pengeras suara dalam.
  2. Salat Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya:
    • Sebelum azan: Pembacaan Al-Qur’an atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar.
    • Setelah azan: Pengeras suara dalam yang digunakan.
  3. Salat Jumat:
    • Sebelum azan: Pembacaan Al-Qur’an atau selawat/tarhim dapat menggunakan pengeras suara luar maksimal 10 menit.
    • Penyampaian pengumuman petugas, hasil infak, khutbah, salat, zikir, dan doa menggunakan pengeras suara dalam.

Lampiran Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 memuat pedoman lengkap mengenai penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.

Advertisement