Berita

Arus Balik Nataru: Jasa Marga Catat 2,7 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Puncak Diprediksi Besok

Advertisement

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat masih tingginya volume kendaraan yang melintas keluar Jakarta pada periode arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Hingga Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 14.00 WIB, tercatat sebanyak 2,7 juta kendaraan telah meninggalkan ibu kota melalui jalan tol.

Pergerakan Keluar Jakarta Capai 93 Persen

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, mengungkapkan bahwa angka tersebut telah mencapai 93 persen dari total proyeksi kendaraan yang akan meninggalkan Jakarta. “Jadi dalam kesempatan ini, pada shift satu di tanggal 3 (Januari), jamnya jam 14.00, ternyata masih ada pergerakan yang keluar dari Jakarta yang saat ini mencapai 2,7 jutaan. Artinya ini sudah mencapai persentase yang cukup signifikan, 93%,” ujar Rivan saat memantau arus balik di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (3/1/2026).

Rivan menambahkan, jumlah tersebut menunjukkan adanya kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Dan dibanding tahun lalu, kenaikan ini mencapai 3,7%,” katanya.

Distribusi Kendaraan ke Berbagai Arah

Dari total 2,7 juta kendaraan yang keluar Jakarta, Jasa Marga merinci komposisinya. Mayoritas kendaraan menuju arah timur, meliputi jalur Trans Jawa dan Bandung.

Advertisement

  • 29% menuju arah barat (Cikopo).
  • 47% menuju arah timur (Trans Jawa dan Bandung).
  • 23% menuju Bogor.

Titik kepadatan tertinggi terpantau di Tol Cikampek atau Kilometer 66. Dari titik ini, distribusi kendaraan terbagi dua:

Tujuan Persentase
Trans Jawa (Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat) 50%
Jalur Selatan (Bandung) 49%

Prediksi Puncak Arus Balik

Sementara itu, sebanyak 2,5 juta kendaraan tercatat telah kembali ke Jakarta melalui jalan tol. Dengan masih adanya selisih sekitar 190.000 kendaraan dari total proyeksi 2,7 juta yang akan kembali, Jasa Marga memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada hari ini, Minggu, 4 Januari 2026.

“Dan sampai pukul 14.00 ini, sudah berhasil kita identifikasi dari seluruh kendaraan, ini sudah mencapai untuk masuk kembali ke Jakarta sudah mencapai 2,5 juta. Artinya ini seperti dengan proyeksi, bahwa ketika 2,7 dan 2,5 ini masih ada gap sekitar 190.000 yang kita perkirakan dalam proyeksi akan menjadi puncaknya adalah di tanggal 4 besok,” ungkap Rivan.

Advertisement