Arsenal harus menelan pil pahit setelah gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Brentford di Gtech Community Stadium, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Hasil imbang ini berpotensi meningkatkan tekanan terhadap The Gunners dalam perburuan gelar Liga Inggris.
Kemenangan Manchester City atas Fulham yang diraih lebih dulu, memangkas selisih poin dengan Arsenal menjadi tiga angka. Gol pembuka dari Noni Madueke di babak kedua sempat membawa Arsenal unggul, namun Keane Lewis-Potter berhasil menyamakan kedudukan, memastikan Arsenal hanya mampu menambah satu poin dan kini terpaut empat poin dari City.
Gelandang Arsenal, Declan Rice, mengakui bahwa Brentford bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan. Ia menilai tuan rumah bermain dengan solid dan tangguh sepanjang pertandingan.
“Pertandingan terbagi menjadi dua bagian. 20 menit pertama mereka mendominasi, kami mengakhiri babak pertama dengan kuat, kami lalu memulai babak kedua dengan sangat baik dan mereka mengakhiri babak kedua dengan lebih baik. Kami sangat tertekan setelah mencetak gol,” ungkap Rice kepada BBC.
Rice menyadari bahwa tekanan terhadap timnya akan semakin besar ke depannya, terutama dengan sorotan mengenai minimnya pengalaman juara Arsenal di tengah persaingan ketat dengan Manchester City. Namun, ia meyakini timnya tidak perlu panik.
“Dalam perjalanan ini, Anda tidak akan pernah berada di level yang sama untuk 70 pertandingan musim ini, Anda cuma bisa berada di level sebaik mungkin. Detail kecil, hal-hal mendasar, seperti yang saya bilang ini adalah musim rollercoaster,” sambungnya.
Ia menambahkan, “Anda tak bisa bersikap naif, berpikir kalau ini akan mudah. Kami menghadapi tim-tim terbaik setiap minggunya. Kami harus terus berjuang dan percaya pada diri sendiri, mengendalikan hal-hal yang dapat dikendalikan.”
Lebih lanjut, Rice menekankan pentingnya fokus internal tim.
“Kami harus mengabaikan kebisingan di luar. Kami sudah melakukannya dengan sangat baik kok. Orang-orang akan membicarakan persaingan perebutan gelar dan Arsenal, tetapi kami punya tim yang sangat tenang.”
“Saya tidak naif untuk berpikir Brentford adalah lawan yang mudah dikalahkan. Mereka adalah salah satu tim terbaik di liga dan performa mereka baru-baru ini menunjukkan itu,” tutupnya.






