Arsenal kembali menjadi sorotan terkait strategi permainan mereka di Premier League musim 2025/2026. Tim berjuluk Meriam London ini dituding sebagai tim yang paling banyak membuang-buang waktu, terutama dalam situasi tendangan sudut. Data statistik dari Opta mencatat bahwa Arsenal membutuhkan rata-rata 117 menit untuk memulai kembali permainan dari tendangan sudut. Angka ini merupakan yang terlama di antara tim-tim lain di Liga Inggris. Selain itu, rata-rata penundaan waktu yang dilakukan Arsenal untuk mengambil tendangan sudut mencapai 44 detik, menjadikannya yang terpanjang di liga.
Sindiran dari Wolverhampton Wanderers
Strategi yang dianggap sebagai ‘buang-buang waktu’ ini tidak luput dari perhatian lawan. Wolverhampton Wanderers (Wolves) secara terang-terangan menyindir Arsenal melalui unggahan video di media sosial mereka. Video berjudul ‘Manajemen Permainan’ tersebut menampilkan cuplikan aksi pemain Arsenal yang dinilai berlama-lama dalam mengambil tendangan sudut, termasuk mudahnya mereka terjatuh akibat benturan.
Wolves menyertai video tersebut dengan keterangan bernada humor dan emoji jenaka. Momen ini menjadi semakin menarik karena Wolves berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Tom Edozie ke gawang David Raya, yang sekaligus menghindarkan mereka dari kekalahan di kandang sendiri. Hasil imbang 2-2 tersebut membuat Arsenal gagal memperlebar jarak di puncak klasemen.
Posisi Arsenal di Klasemen
Meskipun demikian, Arsenal masih kokoh di puncak klasemen Premier League dengan mengoleksi 58 poin. Mereka unggul 5 angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua, dengan catatan The Citizens masih memiliki satu tabungan pertandingan. Hasil imbang melawan Wolves menjadi catatan penting bagi Arsenal dalam upaya mereka mempertahankan posisi teratas di liga.






