Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pleno khusus penyampaian laporan tahunan 2025 dan pembukaan masa persidangan tahun 2026 pada Rabu (7/1/2026). Namun, Hakim Konstitusi Anwar Usman tidak hadir dalam agenda penting tersebut. Ketua MK Suhartoyo menjelaskan ketidakhadiran Anwar Usman dikarenakan sedang menjalankan ibadah umrah.
Penjelasan Ketua MK Mengenai Absensi Anwar Usman
“Beliau sedang menjalankan ibadah umrah,” ujar Suhartoyo usai sidang pleno khusus di Gedung MK, Jakarta Pusat. Suhartoyo menegaskan bahwa absennya Anwar Usman tidak menandakan adanya masalah internal di MK. Ia menambahkan bahwa Anwar Usman telah mengetahui poin-poin penting yang akan disampaikan dalam sidang pleno tersebut.
“Itu, jadi nggak ada persoalan apa-apa,” tegas Suhartoyo. “Bahwa yang akan disampaikan di sidang pembukaan masa sidang dan laporan tahunan untuk masa setahun sebelumnya itu udah tahu hal-hal apa yang krusial yang akan disidang pembukaan udah tahu. Pasti udah tahu beliau.”
Sidang Laporan Tahunan MK Dihadiri Sejumlah Tokoh
Sidang pleno khusus ini dihadiri oleh delapan dari sembilan hakim konstitusi, termasuk Suhartoyo, Saldi Isra, Arief Hidayat, Enny Nurbaningsih, Daniel Yusmic Pancastaki, Guntur Hamzah, Ridwan Mansyur, dan Arsul Sani. Selain para hakim, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan menteri. Di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Yasonna Laoly, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas, mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie, serta perwakilan duta besar dari berbagai negara.






