Berita

Antusiasme Tinggi, Pemprov DKI Pertimbangkan Penambahan Show dan Tiket Planetarium

Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan tengah mempertimbangkan penambahan jumlah pertunjukan (show) dan kuota tiket bagi pengunjung yang datang langsung ke Planetarium Jakarta. Keputusan ini diambil menyusul tingginya antusiasme masyarakat sejak Planetarium kembali dibuka.

Antusiasme Membeludak Usai Dibuka Kembali

“Jadi Planetarium ini memang kan semua orang rupanya ingin hadir ya. Sekarang ini empat show. Ada permintaan nambah satu show kembali,” kata Pramono kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).

Pramono menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sedang mengevaluasi sistem penjualan tiket yang saat ini didominasi pembelian daring. Rencananya, kuota tiket untuk pembelian langsung di lokasi akan diperbanyak guna melayani masyarakat yang datang tanpa reservasi.

“Kemudian tiketnya tidak semuanya secara online. Kemarin sudah kita buatkan. Sekarang kami sedang mempertimbangkan untuk dibagi lah. Show-nya ditambah, tetapi juga tiketnya yang orang datang langsung diperbanyak,” ujarnya.

Menurut Pramono, tingginya minat masyarakat merupakan sinyal positif bagi pengelolaan Planetarium sebagai sarana edukasi dan rekreasi warga Jakarta. Namun demikian, pengaturan kapasitas akan tetap memperhatikan aspek kenyamanan dan keselamatan pengunjung.

Advertisement

Tiket Ludes Terjual

Planetarium Jakarta telah dibuka kembali sejak Kamis, 25 Desember 2025, setelah ditutup selama 13 tahun. Sejak dibuka, antusiasme pengunjung sangat tinggi hingga tiket ludes terjual meskipun hari masih pagi.

Pada Sabtu (3/1), warga sudah terlihat berdatangan sejak pagi untuk mengantre tiket. Antrean panjang terpantau di area Planetarium, di mana banyak warga berupaya mendapatkan tiket melalui metode pembelian langsung atau on the spot (OTS).

Petugas telah membatasi antrean pembeli tiket OTS sesuai dengan kuota yang tersedia. Tiket untuk seluruh sesi pada hari Sabtu telah habis terjual, baik yang dibeli secara daring maupun OTS. Meskipun demikian, masih banyak pengunjung yang terus berdatangan untuk membeli tiket, namun disambut informasi dari petugas keamanan bahwa seluruh tiket telah habis.

Advertisement