Berita

Antrean Panjang Penumpang TransJakarta di Pintu Tol Sawangan Depok, Warga Keluhkan Ketiadaan Halte

Advertisement

Antusiasme warga Depok untuk menggunakan layanan TransJakarta rute Sawangan-Lebak Bulus terus meningkat. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang penumpang di titik pemberhentian dekat Pintu Tol Sawangan, Depok. Meskipun demikian, warga rela menunggu demi dapat menaiki bus yang dijadwalkan tiba setiap 10 hingga 15 menit.

Pantauan di lokasi pada Rabu (14/1/2026) pukul 07.30 WIB, area pemberhentian bus TransJakarta terletak persis sebelum gerbang masuk Tol Sawangan. Sejumlah warga terlihat tiba di lokasi, sebagian diantar menggunakan sepeda motor. Petugas TransJakarta telah berjaga untuk mengatur alur antrean penumpang yang terus bertambah.

Meskipun harus mengantre, para penumpang menunjukkan ketertiban saat memasuki bus. Setiap kedatangan bus, dalam rentang waktu 10-15 menit, mampu mengangkut sejumlah penumpang.

Salah seorang penumpang, Yanus (32), yang setiap hari menggunakan TransJakarta menuju Lebak Bulus, mengungkapkan bahwa bus biasanya datang setiap 10-15 menit sekali. “Dari Sawangan sih, biasanya turunnya di Siloam, setiap hari (pakai TJ). Sebenernya harapannya kalo pagi lebih cepat, tapi kayaknya sekarang udah cepat sih ya. Per 5 atau 10 menit gitu ya kalau pagi,” ujar Yanus saat ditemui di lokasi.

Advertisement

Yanus menambahkan bahwa saat jam sibuk pagi dan sore, penumpang hampir selalu harus berdiri saat menunggu bus. Ia berharap agar pemerintah dapat menyediakan halte di titik pemberhentian Pintu Tol Sawangan untuk melindungi penumpang dari terik matahari maupun hujan. “Tapi kalo pagi sama sore tuh kita hampir selalu berdiri sih (nunggunya). (Harapan) Halte… kalau pas kemarau gitu terutama ini panas banget ya di sininya gitu ya. Mungkin di sini bisa dikasih terpal atau apa,” tuturnya.

Selain itu, Yanus juga menyarankan agar ukuran bus yang digunakan dapat diperbesar. Ia berpendapat bahwa bus yang lebih besar akan mampu mengangkut lebih banyak penumpang, sehingga tidak perlu menambah armada yang dikhawatirkan dapat menyebabkan kemacetan. “Terus, kalau busnya lebih gede kali. Mungkin biar angkut lebih banyak gitu ya, jadi armadanya nggak usah ditambah, takut bikin macet. Tapi diganti kayak model yang di D21 kan kalau nggak salah,” tambahnya.

Advertisement