Pesisir Selatan, 9 Februari 2026 – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, melakukan kunjungan kerja ke Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, pada Senin (9/2/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung Koto Rawang dan memastikan proyek tersebut dilaksanakan dengan standar keamanan tertinggi demi mencegah terulangnya insiden tragis.
Jembatan Koto Rawang Dibangun Pasca-Insiden Maut
Pembangunan jembatan gantung ini merupakan respons terhadap kecelakaan yang terjadi pada Juli 2025. Saat itu, seorang ibu meninggal dunia dan anaknya mengalami luka berat setelah terjatuh dari sepeda motor saat melintasi jembatan darurat. Sejak insiden tersebut, warga Koto Rawang hidup dalam kekhawatiran akibat keterbatasan akses penghubung yang vital bagi aktivitas sehari-hari.
Andre Rosiade didampingi oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi; Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi; serta anggota DPRD Pessel dari Partai Gerindra, Andra Respati. Dalam dialog dengan warga di lokasi, Andre menekankan pentingnya pembangunan jembatan yang kuat dan aman.
“Pembangunan jembatan gantung Koto Rawang diharapkan menjadi simbol kehadiran negara, sekaligus penegasan bahwa keselamatan warga adalah prioritas, dan tragedi serupa tidak boleh terjadi lagi,” ujar Andre Rosiade, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.
Progres Pembangunan dan Anggaran
Andre Rosiade melaporkan bahwa progres pembangunan jembatan gantung Koto Rawang saat ini telah mencapai 21%. Proyek senilai Rp7,4 miliar ini ditargetkan selesai pada Agustus 2026. Jembatan dengan bentangan 40 meter ini akan dibangun lebih tinggi 1,5 meter dari struktur sebelumnya untuk mengantisipasi kenaikan air akibat pasang atau banjir bandang.
Ia juga berpesan kepada Wali Nagari Koto Rawang, Derijol, untuk menjaga jembatan setelah selesai dibangun. “Saya berharap kalau jembatan ini sudah selesai, mohon dijaga bersama. Mencari anggarannya tidak mudah. Inilah komitmen pemerintah Presiden Prabowo untuk memperhatikan pembangunan di Pesisir Selatan,” kata Andre.
Dukungan BPJN dan Harapan Masyarakat
Kepala BPJN Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, mengonfirmasi bahwa pembangunan jembatan Koto Rawang adalah bagian dari aspirasi yang diperjuangkan oleh Andre Rosiade. Saat ini, terdapat lima jembatan gantung di Pesisir Selatan yang sedang dalam proses pembangunan atau akan segera ditender.
“Untuk jembatan Koto Rawang ini anggarannya Rp7,4 miliar dan akan segera dituntaskan agar bisa kembali digunakan masyarakat dengan aman,” jelas Elsa.
Wali Nagari Koto Rawang, Derijol, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. “Terima kasih Pak Andre Rosiade. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Semoga segera selesai dan bisa digunakan warga,” tuturnya.
Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi, turut mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut. Ia menegaskan bahwa jembatan gantung ini sangat dinantikan sebagai solusi permanen atas persoalan akses dan keselamatan warga. “Terima kasih Pak Andre Rosiade, Pak Menteri PU, dan Kepala BPJN. Semua warga sudah lama menanti jembatan ini selesai,” ungkapnya.






