Berita

Andre Rosiade Desak KAI Percepat Pembangunan Flyover Padang Luar dan Jalur Penyelamat Koto Baru

Advertisement

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mendesak PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Barat. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, di Jakarta, Jumat (6/2/2026). Rombongan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang turut hadir antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Adib Alfikri, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumbar Armizoprades, serta Kepala Bappeda Sumatera Barat Zefnihan.

Prioritas Infrastruktur Sumbar

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda prioritas, termasuk percepatan pembangunan Flyover Padang Luar, penyediaan jalur penyelamatan darurat di Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, serta dukungan infrastruktur untuk ruas Tol Sicincin-Bukittinggi. Andre Rosiade menekankan bahwa Flyover Padang Luar merupakan proyek vital untuk mengurai kemacetan yang telah berlangsung puluhan tahun.

Berdasarkan Detailed Engineering Design (DED) yang disusun Kementerian PUPR, sekitar 80 persen trase flyover berada di atas lahan milik PT KAI. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi dengan KAI menjadi kunci utama agar proyek ini segera terealisasi demi kepentingan masyarakat.

Keselamatan di Koto Baru

Selain flyover, Andre juga menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kawasan Penyalaian, Koto Baru. Kecelakaan kerap disebabkan oleh kendaraan berat yang mengalami rem blong saat melintas dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, diusulkan pembangunan jalur penyelamatan darurat.

Lokasi jalur penyelamatan darurat ini juga berada di atas lahan PT KAI, sehingga diperlukan kesepahaman bersama dalam pemanfaatan aset negara untuk kepentingan publik.

Dukungan Anggaran dan Komitmen Pusat

Andre Rosiade menegaskan komitmennya untuk memastikan dukungan anggaran APBN benar-benar turun dan dimanfaatkan untuk menjawab persoalan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Menteri PUPR telah menyetujui pembangunan Flyover Padang Luar sebagai bagian dari komitmen pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menyelesaikan titik-titik kemacetan menahun di Sumatera Barat.

Advertisement

“Selain itu, pemerintah pusat juga mendorong pembangunan jalan alternatif di kawasan Pasar Koto Baru yang selama ini menjadi simpul kemacetan. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyiapkan trase jalan melingkar alternatif tersebut, yang selanjutnya akan diperlebar melalui dukungan anggaran Inpres Jalan Daerah,” kata Andre Rosiade dalam keterangannya, Jumat (2/6/2026).

Respons PT KAI

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengapresiasi kedatangan Andre Rosiade dan jajaran Pemprov Sumbar. Bobby menegaskan bahwa PT KAI pada prinsipnya mendukung pembangunan dan siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Kami terbuka untuk bekerja sama dalam pemanfaatan aset perusahaan sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar Bobby Rasyidin. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat penting agar proyek-proyek strategis seperti flyover, jalur penyelamatan darurat, hingga pengembangan transportasi massal dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Pengembangan Transportasi Massal

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas rencana pengembangan layanan perkeretaapian di Kota Padang. Andre Rosiade mendorong agar jalur kereta bandara dikembangkan menjadi commuter line yang melayani rute lebih luas, mulai dari Bandara Internasional Minangkabau hingga Indarung dan Teluk Bayur. Pengembangan ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi massal yang mampu menekan kemacetan dan meningkatkan mobilitas masyarakat Kota Padang.

Advertisement