PADANG, 21 Februari 2026 – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan komitmen untuk menjadikan sepablock (Semen Padang Bata Interlock) sebagai material utama dalam pembangunan hunian tetap (huntap) pascabencana. Saat ini, pembangunan huntap untuk korban bencana akhir tahun 2025 telah dimulai di tiga wilayah, yaitu Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Komitmen Penggunaan Sepablock
Kesepakatan ini disampaikan saat kunjungan kerja ke PT Semen Padang di Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Jumat (20/2/2026). Kunjungan tersebut juga sekaligus melepas pengiriman perdana sepablock untuk pembangunan 500 unit huntap yang digagas oleh Buddha Tzu Chi di Sumatra Barat.
Dony Oskaria menjelaskan bahwa sepablock telah terbukti memiliki kekuatan struktur yang kokoh, efisien dalam proses pemasangan, serta memberikan kenyamanan termal karena suhu di dalam rumah cenderung lebih sejuk dibandingkan suhu di luar. Ia secara aktif mendorong penggunaan sepablock secara luas dalam berbagai proyek huntap yang dikelola oleh Danantara. Menurutnya, standar material yang kuat, cepat dipasang, dan nyaman dihuni akan mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana sekaligus menekan biaya pembangunan.
Andre Rosiade menambahkan bahwa sepablock telah mengantongi sertifikasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Material ini juga terbukti tahan api dan tahan gempa, menjadikannya solusi konstruksi modern yang layak untuk diadopsi secara nasional. Andre mengungkapkan bahwa saat ini sudah terdapat komitmen pembangunan sekitar 4.800 unit rumah yang akan menggunakan sepablock untuk berbagai proyek huntap pascabencana di Sumatra Barat. Ia menilai inovasi produk dari Semen Padang ini sangat mampu mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana tanpa mengorbankan kualitas.
Proyek Huntap dan Potensi APBN
Pembangunan huntap yang digagas oleh Buddha Tzu Chi akan dilaksanakan di dua lokasi yang terdampak bencana hidrometeorologi. Sebanyak 340 unit akan dibangun di Air Dingin, Kota Padang, dan 160 unit di Kabupaten Agam. Selain itu, sepablock juga telah disuplai untuk pembangunan huntap yang dikelola oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) di Batu Busuk, Kota Padang.
Ke depan, penggunaan sepablock untuk proyek huntap yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sedang dalam tahap penjajakan bersama Kementerian PUPR dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan keunggulan dalam kekuatan struktur, efisiensi pemasangan, dan kenyamanan suhu ruangan, sepablock diproyeksikan menjadi material andalan untuk pembangunan hunian pascabencana.
Kesepakatan antara Andre Rosiade dan Dony Oskaria ini menegaskan langkah percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat peran Semen Padang sebagai motor inovasi material bangunan nasional.





