Sebanyak 803 orang di Kabupaten Grobogan dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Jawa Tengah menduga sumber keracunan berasal dari menu ayam yang disajikan.
Dugaan Keracunan dari Menu Ayam
“Dugaan sementara (sumber keracunan) pada menu ayam,” ujar Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG, Hanung Triyono, dalam keterangannya kepada media, Selasa (13/1/2026).
Menu MBG yang dikonsumsi para siswa pada hari kejadian meliputi nasi kuning, telur dadar, tempe orek, dan abon. Penyedia layanan MBG untuk kasus ini adalah SPPG Grobogan Gubug Kwaron 1.
Ratusan Siswa Terdampak, Sebagian Masih Dirawat
Dari total 803 orang yang terdampak, 54 di antaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. “SPPG-nya dari SPPG Grobogan Gubug Kwaron 1. Statusnya sekarang berhenti operasional sementara. Jumlah penerima manfaat 2.904 orang,” jelas Hanung.
Menyikapi kejadian luar biasa (KLB) ini, tim investigasi dari Badan Gizi Nasional (BGN), kepala regional, wakil kepala regional, dan koordinator wilayah telah melakukan inspeksi kepatuhan terhadap SPPG yang bersangkutan.
Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Hanung menambahkan bahwa seluruh biaya pengobatan pasien akan ditanggung sepenuhnya oleh BGN. “SPPG yang terjadi KLB telah diberhentikan operasional sementara sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan,” tegasnya.




