Selebriti

Zul Zivilia Ungkap Perjuangan Melawan Kecanduan Narkoba di Balik Jeruji Besi Gunung Sindur

Advertisement

Bogor – Musisi Zul Zivilia, yang kini menjalani masa hukuman di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, mengungkapkan perjuangannya dalam melawan ketergantungan narkoba. Di tengah rutinitas pembinaan, ia mengaku masih sering dihantui keinginan untuk kembali menggunakan barang haram tersebut.

Perjuangan Melawan Keinginan

Sebagai mantan pengguna narkoba, Zul Zivilia mengakui bahwa godaan untuk kembali ke masa lalu selalu ada. Namun, ia bersyukur atas pembinaan yang diberikan di dalam lapas. “Sebagai mantan pecandu, keinginan untuk kembali (memakai narkoba) itu ada. Tapi karena di sini diberikan pembinaan dan selalu dijaga, kita bisa atasi itu semua. Kita terhindar dari jalan negatif karena terus diberikan hal-hal yang positif setiap harinya,” kata Zul Zivilia saat ditemui di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Rabu (21/1/2026).

Ia melihat masa hukuman ini sebagai kesempatan untuk melakukan transformasi diri. Zul memanfaatkan setiap momen di balik jeruji besi untuk merenungi kesalahannya dan membangun pribadi yang lebih baik.

Musik Sebagai Terapi dan Obat

Bagi Zul, musik bukan hanya sekadar aktivitas pengisi waktu, melainkan telah menjadi terapi dan obat paling mujarab untuk menjauhi masa lalunya yang kelam. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di studio musik yang tersedia di dalam lapas untuk mengulik lagu dan berlatih.

“Setiap hari saya di sini (di studio musik). Saya coba ulik lagu buat tampil untuk warga binaan, hibur pengunjung, sampai jadi pengisi acara kalau ada kegiatan di Lapas,” ceritanya.

Advertisement

Kontribusi Zul Zivilia di Studio Musik Lapas

Vokalis grup band Zivilia ini merasa sangat bersyukur atas dukungan pihak lapas yang memberikan ruang luas baginya untuk terus berkarya. Fasilitas studio musik di lapas tersebut merupakan hibah, namun Zul juga turut berkontribusi melengkapi peralatannya.

“Memang ada alat-alat yang sudah ada sebelumnya, tapi saya juga nyumbang alat seperti speaker dan komputer pribadi saya biar lebih enak buat produksi musik,” ungkap Zul Zivilia.

Perjuangan Zul Zivilia di dalam lapas tidak hanya tentang menjalani hukuman, tetapi juga tentang upaya kerasnya untuk bangkit dan membuktikan bahwa ia bisa menjadi pribadi yang lebih baik di tengah tantangan kecanduan.

Advertisement