Berita

Wasekjen Demokrat Temui Jokowi di Solo, Bantah Isu Hubungan SBY dan Ijazah Palsu

Advertisement

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Afriansyah Noor, mengungkapkan pertemuan santai dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah. Dalam pertemuan tersebut, Afriansyah menegaskan bahwa isu dugaan ijazah palsu Jokowi yang sempat dikaitkan dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sama sekali tidak dibahas.

Hubungan SBY dan Jokowi Baik-baik Saja

Afriansyah menyatakan bahwa hubungan antara SBY dan Jokowi terjalin dengan sangat baik. Ia bahkan sempat bercerita tentang kunjungannya ke sebuah museum dan mengusulkan agar mereka dapat melakukan kunjungan ke Museum SBY-Ani di Pacitan.

“Oh, sangat baik (hubungan SBY-Jokowi) dan justru tadi saya cerita, saya lihat museum, terus, wah, boleh juga tuh kapan-kapan kita bisa kunjungan ke museumnya Pak SBY yang di Pacitan, Museum SBY-Ani,” ujar Afriansyah kepada wartawan di kediaman Jokowi, seperti dilansir detikJateng, Senin (9/2/2026).

Keyakinan Terhadap Proses Politik Jokowi

Afriansyah menyatakan keyakinannya terhadap keabsahan seluruh proses politik yang telah dilalui oleh Presiden Jokowi. Ia menegaskan bahwa isu ijazah palsu tidak menjadi bagian dari obrolan nostalgia dan diskusi santai mereka.

Advertisement

Demokrat Tegaskan Etika Politik

Menanggapi isu yang kerap menyeret Partai Demokrat terkait ijazah palsu, Afriansyah memastikan bahwa partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjunjung tinggi etika politik.

“Soal ijazah itu saya tidak menyinggung sama sekali dan Pak Jokowi juga tidak menyinggung. Beliau juga sudah tahu bahwa Demokrat sangat tidak mungkin membuat fitnah atau menuduh,” ungkapnya.

Sebelumnya, SBY dikabarkan akan menempuh jalur hukum terkait namanya yang disebut-sebut terlibat dalam isu ijazah palsu Jokowi.

Advertisement