Aktor Surya Saputra membagikan pandangannya mengenai kunci menjaga keharmonisan rumah tangga bersama sang istri, penyanyi Cynthia Lamusu. Diakui Surya, tidak ada keluarga yang sepenuhnya bebas dari konflik, termasuk rumah tangganya sendiri.
Konflik adalah Ujian Keluarga
“Kalau dibilang harmonis, apa gak ada pergesekan? Gak juga. Tiap keluarga pasti punya ujiannya sendiri-sendiri, punya pergesekannya sendiri-sendiri. Cuman how to deal with it,” ujar Surya Saputra saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/1/2026).
Menurut aktor berusia 50 tahun itu, cara menyikapi konflik menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan. Ia menekankan pentingnya untuk tetap tenang sebelum membahas permasalahan.
Menunda Diskusi Saat Emosi Memuncak
“Kalau saya itu, kitanya harus tenang dulu baru kita ngebahas. Gak bisa saat ini marah ayo kita bahas. Dalam kondisi marah, pasti ngebahasnya gak enak,” jelasnya.
Surya mengakui bahwa sebagai seorang pria, ia membutuhkan waktu untuk meredakan emosi sebelum berdiskusi. Ia merasa banyak pasangan yang kurang memahami dinamika ini.
“Kadang-kadang laki-laki tuh harus nurunin marahnya dulu. Pas sudah tenang, baru kita ngomong yuk. Tadi kamu marah kenapa? Aku gini ya? Mungkin begini alasannya,” bebernya.
Pengertian Cynthia Lamusu
Ia bersyukur karena setelah 17 tahun menikah, Cynthia Lamusu akhirnya memahami sikapnya tersebut. Surya menegaskan bahwa menjauh sejenak bukan berarti lari dari masalah.
“Alhamdulillah ya istri juga akhirnya mengerti. Oh suamiku nih kalau lagi keluar begini, bukan berarti dia melarikan diri dari persoalan,” ungkapnya.
Surya Saputra lebih memilih untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. “Saya gak suka ngomong dengan nada tinggi. Mendingan ngomong dengan tenang, solutif. Masalahnya ini, solusinya ini. Dibanding marah-marah, buang energi negatif,” tuturnya.
Pendekatan Halus Saat Pasangan Emosi
Ketika menghadapi pasangan yang masih diliputi emosi, Surya memilih pendekatan yang lebih halus dengan menunda pembicaraan hingga waktu yang tepat.
“Saya pasti bilang, ‘Yang, udah. Ini kayaknya kita gak ketemu titik temunya. Kita ngomongnya nanti aja ya, biar sama-sama tenang’. Kalau diterusin malah jadi masalah,” pungkas bapak dua anak itu.






