Sarah Sechan dan Shanty, dua nama yang tak terpisahkan dari era keemasan VJ MTV Indonesia, ternyata pernah menyimpan permusuhan yang berlangsung selama enam tahun. Tanpa sebab yang jelas, keduanya kerap menjaga jarak bahkan hingga dipisahkan ruangan saat berada di lingkungan yang sama.
Ego Anak Muda dan Kesamaan yang Tak Tersalurkan
Shanty, dengan nama lengkap Annisa Nurul Shanty Kusuma Wardhani, mengungkapkan bahwa sebenarnya ia dan Sarah memiliki banyak kesamaan. “Aku sama Sarah sebenarnya banyak kemiripan, sama-sama alfa female. Yang satu sudah merajai MTV, terus aku nongol. Aku nggak tahu rival persaingan karier atau apa, beneran nggak connect aja, nggak bisa (satu ruangan), pintu masuk aja dibedain, tapi waktu itu kita masih kecil-kecil, ego,” cerita Shanty sambil tertawa saat mengisi acara Rumpi: No Secret pada Kamis (22/1/2026).
Ia menambahkan, “Ya ego-ego anak muda. Kalau ditanya perkaranya apa, kita juga nggak tahu.” Permusuhan yang dilandasi ego anak muda inilah yang membuat keduanya sulit untuk terhubung.
Nia Dinata Sang Penyelamat Hubungan
Titik terang hubungan keduanya muncul berkat sutradara Nia Dinata. Shanty menceritakan momen tersebut terjadi saat ia terlibat dalam film Perempuan Punya Cerita. Awalnya, Shanty sangat antusias karena akan beradu akting dengan seorang aktris yang ia kagumi.
“Tiba-tiba yang bikin kita baikan adalah Nia Dinata. Aku main film Perempuan Punya Cerita. Ada sahabat aku namanya Cici, setahu aku pemerannya aktris lain, aku senang banget mau syuting sama artis ini sesama Sunda,” tuturnya.
Namun, saat sesi reading, Shanty terkejut bukan kepalang. “Datang pertama buat reading aku baca reading. Aku dengar kletak, kletok, suara Sarah. Hah! Gue langsung gini (kaget) perasaan gue nggak enak. Ternyata dia yang jadi peran sahabat gue. Enam tahun gue nggak ngomong. Teh Nia langsung, ‘Ayo, ayo, sudah pada gede baikan. Main film bareng nih’,” ungkap Shanty menirukan ucapan Nia Dinata.
Awal Baru Setelah Bertahun-tahun Diam
Setelah dipaksa beradu akting dalam satu film, Shanty dan Sarah justru menjadi sangat dekat. “Shanty mengatakan setelah main bareng, mereka jadi sangat klik. Permusuhan itu terjadi lantaran ego yang mereka sama-sama nggak tahu penyebabnya,” tulis artikel asli.
Shanty menegaskan, “Ya gitulah ya karier masih sama-sama gede. Pas ketemu main film itu dia kayaknya nggak enak duluan. Aku gini (buang muka). Akhirnya, ‘Baikan yuk…. Sudah’. Kemarin gue juga sudah jadi tamu podcastnya dia.” Kini, hubungan keduanya telah terjalin harmonis, membuktikan bahwa waktu dan kesadaran dapat menyembuhkan luka lama.






