Ammar Zoni memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, bertepatan dengan agenda persidangan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjeratnya. Sidang perdana dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) itu digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (19/2/2026).
Meskipun harus menjalani proses hukum, Ammar Zoni menyatakan tetap menjalankan ibadah puasa. Ia mengaku Ramadan kali ini terasa sangat berat baginya.
“Ya Alhamdulillah,” kata Ammar Zoni saat ditanya mengenai ibadah puasanya. Ia kemudian melanjutkan, “Ya puasa hari ini… tahun ini… (menarik napas) …puasa yang sangat… berat.”
Setelah menyampaikan hal tersebut, Ammar Zoni enggan memberikan komentar lebih lanjut. Ia hanya mengucapkan terima kasih kepada awak media yang telah menunggunya.
“Makasih ya semua teman-teman media. Makasih banyak,” ucapnya singkat sebelum meninggalkan kerumunan.
Menanggapi pernyataan kliennya yang merasa Ramadan kali ini berat, kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, menilai hal tersebut wajar. Menurutnya, kondisi Ammar yang sedang menghadapi persidangan menjadi faktor utama.
“Karena mungkin menghadapi persidangan. Dulu waktu puasa kan gak ada persidangan. Ya mudah-mudahan dia lancarlah puasanya,” ujar Jon Mathias.
Jon Mathias juga berharap doa-doa yang dipanjatkan Ammar Zoni di bulan penuh berkah ini dapat dikabulkan, terutama terkait penyelesaian masalah hukum yang sedang dihadapinya.
“Ya kan? Kalau ibadahnya kan doanya katanya dikabulkan kalau bulan Ramadan ini. Mudah-mudahan ya selesailah permasalahan semua kan gitu,” pungkasnya.






