Berita

Prabowo Subianto Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026, Bahas Perekonomian Nasional

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/2/2026). Acara ini akan menjadi forum penting bagi Presiden untuk membahas situasi perekonomian Indonesia bersama sejumlah pejabat sektor keuangan dan petinggi Danantara.

Kehadiran Pejabat Tinggi Negara

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan tiba pada pukul 14.30 WIB. Dalam agenda tersebut, beliau akan didampingi oleh sejumlah menteri kabinet, termasuk:

  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
  • Seskab Teddy Indra Wijaya
  • Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani
  • COO Danantara Dony Oskaria
  • CIO Danantara Pandu Sjahrir

Selain itu, sejumlah menteri koordinator dan menteri lainnya juga dipastikan hadir, menunjukkan pentingnya forum ini dalam pembahasan ekonomi nasional. Di antaranya adalah Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menaker Yassierli, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, serta Menteri Koperasi Ferry Juliantoro.

Pembahasan Ekonomi Terbuka

COO Danantara, Dony Oskaria, sebelumnya telah mengonfirmasi kehadiran Presiden Prabowo dalam sarasehan ekonomi tersebut. Ia menyatakan bahwa kondisi ekonomi nasional akan dikupas tuntas secara terbuka dalam forum ini.

Advertisement

“Iya dong, iya dong (Prabowo akan hadir),” tegas Dony Oskaria saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/2).

Acara Indonesia Economic Outlook 2026 ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai prospek ekonomi Indonesia di tahun mendatang, serta strategi yang akan ditempuh pemerintah dalam menghadapinya.

Advertisement