Berita

Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran, 7 Pemuda dan Senjata Tajam Diamankan di Jakarta Utara

Advertisement

Satuan Tugas (Satgas) Anti Tawuran Ditsamapta Polda Metro Jaya berhasil mengamankan tujuh pemuda yang diduga hendak terlibat dalam aksi tawuran. Penangkapan ini dilakukan saat petugas tengah melaksanakan patroli rutin di wilayah Jakarta Utara pada Selasa (17/2/2026).

Patroli Intensif di Titik Rawan

Kepala Pengendali Satgas Anti Tawuran, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, menjelaskan bahwa patroli dimulai sejak pukul 00.30 WIB. Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya tawuran, meliputi wilayah Jakarta Pusat hingga Jakarta Utara.

Petugas mencurigai aktivitas sekelompok pemuda yang berkumpul di kawasan Cilincing. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk melancarkan aksi tawuran.

Temuan Senjata Tajam

“Dari hasil pemeriksaan dan penyisiran di lokasi mereka berkumpul, ditemukan dua celurit dan satu corbek yang disembunyikan,” ujar Kombes Wahyu kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).

Ketujuh pemuda tersebut kemudian dibawa ke Polsek Cilincing untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kombes Wahyu menegaskan bahwa patroli akan terus ditingkatkan guna menekan potensi tawuran dan kejahatan jalanan di Ibu Kota.

Advertisement

Komitmen Keamanan Masyarakat

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku tawuran maupun pihak yang membawa senjata tajam. Patroli rutin dan deteksi dini terus kami lakukan untuk menjaga keamanan masyarakat,” tegas Kombes Wahyu.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan atau indikasi tawuran yang ditemukan. Ia menjelaskan bahwa Satgas Anti Tawuran akan terus beroperasi menjaga ketertiban di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Layanan call center Polri 110 dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Setiap laporan masyarakat akan segera kami tindak lanjuti,” tutur Kombes Budi.

Advertisement