Manchester City meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Fulham dalam lanjutan Liga Inggris pada Kamis (12/2/2026) dini hari WIB. Namun, sorotan justru tertuju pada manajer Pep Guardiola yang sempat salah menyebut nama pemainnya dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Gol Cepat dan Performa Apik Nunes
Gol-gol kemenangan City dicetak oleh Semenyo, O’Reilly, dan Erling Haaland, semuanya tercipta di babak pertama. Performa impresif ditunjukkan oleh Matheus Nunes yang bermain di posisi bek sayap kanan. Ia berkontribusi pada gol pembuka City melalui umpan silang kepada Haaland yang kemudian diteruskan kepada Semenyo.
Guardiola memuji penampilan Nunes. “Nunes punya kemampuan luar biasa untuk bergerak cepat, Anda mungkin tidak menyangka. Hari ini kalian tahu, dia bisa mendikte lawan dan melepas umpan-umpan diagonal,” jelasnya, mengutip dari BBC.
Guardiola “Kangen” De Bruyne?
Momen menarik terjadi ketika Guardiola mencoba memuji pemain lain, namun justru salah menyebut nama. “Kev… Kevin?,” ucapnya sambil menunduk dan menggelengkan kepala, sebelum melanjutkan pujiannya untuk Erling Haaland dan Nico. Kesalahan ini sontak memicu spekulasi di kalangan penggemar sepak bola bahwa sang manajer merindukan sosok Kevin De Bruyne.
Kevin De Bruyne, yang telah menjadi tulang punggung lini tengah Manchester City selama satu dekade (2015-2025), telah mengakhiri masa baktinya di klub tersebut pada akhir musim panas 2025 dan hijrah ke Napoli. Selama membela City, De Bruyne berhasil mempersembahkan total 14 trofi, termasuk semua gelar yang tersedia.
Matheus Nunes, yang sejatinya berposisi sebagai gelandang, kini kerap dimainkan sebagai bek sayap kanan. Penampilannya yang mulai menunjukkan performa menjanjikan membuatnya disebut-sebut sebagai calon penerus De Bruyne di lini tengah City.






