Sepakbola

Noni Madueke Bikin Pusing Arteta dan Tuchel Jelang Piala Dunia 2026

Advertisement

Noni Madueke menunjukkan performa impresif bersama Arsenal, yang berpotensi menimbulkan dilema bagi pelatih Mikel Arteta dan Thomas Tuchel. Pemain berusia 23 tahun itu tampil gemilang dalam kemenangan Arsenal 4-0 atas Leeds United di Liga Inggris pada Sabtu (31/1/2026) malam WIB.

Performa Gemilang di Elland Road

Dalam pertandingan yang digelar di Elland Road tersebut, Madueke menyumbangkan satu assist krusial untuk gol pembuka Arsenal yang dicetak oleh Martin Zubimendi. Tiga gol tambahan Arsenal dicetak oleh Karl Darlow (gol bunuh diri), Viktor Gyokeres, dan Gabriel Jesus.

Persaingan di Sektor Sayap

Penampilan apik Madueke di sektor sayap Arsenal menciptakan persaingan ketat dengan Bukayo Saka, yang juga merupakan pemain kunci Timnas Inggris. Jika Madueke terus mempertahankan performanya, Mikel Arteta dan Thomas Tuchel akan dihadapkan pada pilihan sulit dalam menentukan komposisi pemain sayap.

Analisis Fara Williams

Mantan pemain Timnas Inggris wanita, Fara Williams, menyoroti penampilan Madueke dalam acara Final Score di BBC. “Noni Madueke tampil sangat apik, terutama saat Anda masuk ke lapangan begitu larut dalam pertandingan,” ujar Williams.

Advertisement

Ia menambahkan, “Ini adalah kesempatan baginya dan dia telah tampil dengan baik. Ketika dia bergabung ke Arsenal dan Saka mengalami cedera, dia memiliki peluang untuk memainkan beberapa pertandingan, tetapi kemudian dia sendiri mengalami cedera.”

Williams juga mengomentari potensi Madueke di level internasional. “Saat bermain untuk Inggris, dia menunjukkan kemampuannya. Dia akan menjadi ‘pilihan yang sulit bagi kedua manajer, Mikel Arteta dan Thomas Tuchel, pada musim panas mendatang,” pungkasnya.

Menjelang Piala Dunia 2026

Performa konsisten Madueke menjadi sorotan penting mengingat Timnas Inggris akan berlaga di Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli mendatang. Keputusan pemilihan pemain sayap yang optimal akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pelatih.

Advertisement