Masjid Al Huda di Gari, Wonosari, Gunungkidul, yang sempat terhenti pembangunannya akibat donatur fiktif senilai Rp 1,8 miliar, kini mulai bangkit berkat donasi masyarakat. Penggalangan dana yang dilakukan pasca kejadian tersebut telah berhasil mengumpulkan ratusan juta rupiah.
Donasi Mengalir Deras untuk Pembangunan Masjid
Ketua II Takmir Masjid Al Huda, Budi Antoro, mengungkapkan rasa syukurnya atas respons positif masyarakat. “Alhamdulillah untuk donasi yang masuk sudah banyak,” ujarnya kepada detikJogja, Rabu (7/1/2026).
Donasi tersebut datang dalam berbagai bentuk, baik melalui transfer bank maupun sumbangan langsung ke Masjid Al Huda. Budi memperkirakan jumlah donasi yang terkumpul sejauh ini mencapai sekitar Rp 100 juta.
“Kalau untuk jumlahnya, sementara ini kurang lebih terkumpul Rp 100 juta. Donatur hampir merata, tapi kebanyakan dari luar Gunungkidul,” jelas Budi.
Dana Donasi Dialokasikan untuk Talut dan Pekerja
Dana yang berhasil dihimpun kini difokuskan untuk kelanjutan pembangunan masjid. Prioritas utama adalah pembangunan talut dan pembayaran upah para pekerja bangunan.
“Saat ini ya masih sama dengan kemarin, membangun talut. Lalu untuk pembangunannya kami membayar pekerja,” kata Budi.
Bagi masyarakat yang ingin turut berkontribusi dalam pembangunan Masjid Al Huda, dapat menyalurkan donasi melalui rekening Bank BRI dengan nomor 698701029410535 atas nama Masjid Al Huda.






