Selebriti

Kuasa Hukum Ungkap Pemicu Boiyen Gugat Cerai Suami: Masalah Komunikasi

Advertisement

Kabar perceraian komedian Boiyen dengan Rully Anggi Akbar masih menyisakan tanda tanya publik. Pernikahan yang belum genap berusia tiga bulan itu mendadak retak. Kuasa hukum Boiyen, Anselmus Mallofiks, angkat bicara mengenai motif utama kliennya melayangkan gugatan cerai.

Komunikasi Jadi Akar Masalah

Menurut Anselmus, alasan utama Boiyen menggugat cerai adalah prinsip dalam berumah tangga yang tidak terpenuhi. Ia merasa ada hal krusial yang hilang dalam pernikahannya dengan Rully Anggi Akbar, yaitu kelancaran komunikasi sebagai pasangan suami istri.

“Yang terpenting adalah, utamanya klien kami ini sebenarnya ingin membangun rumah tangga yang komunikasinya itu lancar,” ujar Anselmus Mallofiks, kuasa hukum Boiyen.

Anselmus menjelaskan bahwa hambatan komunikasi ini baru mulai terasa dan semakin meruncing setelah Boiyen dan Rully resmi menyandang status suami istri. Masalah ini tidak muncul sejak awal hubungan mereka.

Privasi Menjadi Alasan

Pihak Boiyen memilih untuk tidak terlalu mengumbar detail konflik rumah tangga mereka. Anselmus menegaskan bahwa alasan di balik keputusan berat ini adalah ranah sensitif yang menjadi bagian dari privasi Boiyen.

Advertisement

“Alasan itu sudah substansi perkara ya, jadi kita nggak bisa ngomong lebih jauh terkait dengan hal itu dan itu sangat privat. Jadi kita harus menghargai juga privasi dari Mbak Yeni juga, klien kami,” pungkasnya.

Kronologi Pernikahan dan Gugatan Cerai

Boiyen dan Rully Anggi Akbar resmi menikah pada 15 November 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Namun, hanya berselang dua bulan, tepatnya pada Januari 2026, Boiyen melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Tigaraksa.

Perceraian ini terjadi bersamaan dengan munculnya laporan polisi terhadap Rully Anggi Akbar atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan dana investasi.

Advertisement