JAKARTA – Di tengah mencuatnya isu terkait Ressa Rizky Rossano, keluarga dan manajemen artis Denada angkat bicara. Mereka memberikan penegasan resmi untuk mengklarifikasi informasi yang dianggap sebagai hoaks dan fitnah.
Klarifikasi Resmi Melalui Instagram
Melalui akun Instagram Emilia Contessa, keluarga dan manajemen Denada merilis pernyataan sikap. Pernyataan ini bertujuan untuk meluruskan narasi yang beredar di publik, termasuk media sosial, yang dinilai tidak berdasar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
“Kami menyatakan keberatan keras atas keterlibatan pihak-pihak yang tanpa kewenangan, tanpa kapasitas, dan tanpa alat bukti yang sah telah menambah, menggiring maupun menyebarluaskan gosip dan asumsi pribadi,” demikian bunyi pernyataan sikap tersebut.
Penegasan Jumlah Anak Denada
Poin utama dari klarifikasi ini adalah penegasan mengenai jumlah anak Denada. Keluarga dan manajemen secara tegas menyatakan bahwa Denada hanya memiliki dua orang anak kandung.
“Dengan ini kami menegaskan secara jelas dan tidak terbantahkan, bahwa: Satu, Denada hanya memiliki 2 (dua) orang anak kandung, yaitu Ressa dan Aisha. Dua, segala bentuk pemberitaan, pernyataan, maupun narasi yang menyebutkan Denada memiliki anak selain Ressa dan Aisha adalah tidak benar, menyesatkan, dan berunsur fitnah,” tegas pernyataan tersebut.
Pertimbangan Jalur Hukum
Menyikapi isu-isu liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, manajemen dan keluarga Denada tidak menutup kemungkinan untuk menempuh jalur hukum. Hal ini sebagai respons terhadap penyebaran informasi yang merugikan.
“Sehubungan dengan hal tersebut, Manajemen dan Keluarga Denada mempertimbangkan secara serius penggunaan upaya hukum baik pidana maupun perdata, termasuk namun tidak terbatas pada ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah, serta peraturan perundang-undangan lain yang relevan,” jelas mereka.
Imbauan dan Ancaman Tindakan Hukum
Keluarga dan manajemen Denada berharap dengan adanya pernyataan sikap ini, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dapat menghentikan penyebaran asumsi liar. Mereka juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh pihak.
“Kami juga mengimbau dengan tegas kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk spekulasi maupun pernyataan yang berada di luar kapasitas dan kewenangannya. Setiap tindakan lanjutan yang tetap dilakukan setelah pernyataan ini dapat dipertimbangkan sebagai perbuatan yang disengaja dan berpotensi memiliki konsekuensi hukum,” pesan keluarga dan manajemen Denada.
Denada sendiri, melalui kuasanya, secara tegas mencadangkan seluruh hak hukumnya untuk menempuh langkah yang dianggap perlu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Saat ini, Denada dikabarkan sedang berada di Singapura untuk bertemu dengan putrinya, Aisha.






