Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Polri telah menerapkan standar keamanan pangan yang ketat. Ia mengklaim belum pernah ada insiden keracunan makanan terkait menu bergizi gratis (MBG) yang disediakan oleh SPPG Polri.
Keamanan Pangan dan Target Pembangunan SPPG
Pernyataan ini disampaikan Sigit saat rapat kerja bersama Komisi III DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (26/1/2026). Menurut Sigit, hingga kini Polri telah berhasil membangun sebanyak 1.160 unit SPPG. Target ambisius ditetapkan untuk membangun 1.500 unit SPPG pada akhir tahun 2026.
Sigit menekankan komitmen Polri terhadap keamanan pangan dalam setiap tahapan produksi dan distribusi. “Di mana SPPG Polri ini memiliki keunggulan, kita memiliki program food security, di mana dalam pelaksanaannya kita memiliki test kit dan selama ini SPPG Polri zero accident ,” tegasnya.
Inovasi SPPG dengan Fasilitas Pendukung
Lebih lanjut, Sigit memaparkan bahwa terdapat 16 unit SPPG yang dilengkapi dengan fasilitas unggulan, meliputi green house, kandang ternak, dan gudang sentral. Salah satu contoh SPPG dengan fasilitas lengkap ini berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Selain SPPG itu sendiri dibangun juga di sekitar SPPG tersebut, ada green house, ada bioflok atau kolam ikan, ada kandang ayam, ada pabrik pakan ayam petelur serta gudang sentral untuk menyuplai kebutuhan SPPG lain, contohnya di provinsi DIY,” jelasnya.






