Berita

Kakorlantas: 2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Selama Libur Nataru, Arus Balik Diprediksi Mulai 1 Januari

Advertisement

JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, melaporkan bahwa sebanyak 2.032.000 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Angka ini mencakup kendaraan yang menuju arah Bandung, Jawa Timur, hingga Sumatera.

Persiapan Arus Balik

“Sampai saat ini, yang sudah keluar dari Jakarta sudah 70 persen, jadi 2.032.000 kendaraan,” ujar Irjen Agus kepada wartawan di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (30/12/2025).

Kakorlantas Polri kini tengah memfokuskan persiapan pengamanan arus balik yang diprediksi akan mulai terjadi pada Kamis, 1 Januari 2026, pasca perayaan tahun baru. Pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk penambahan personel pengamanan.

“Nanti akan kita lihat setelah perayaan tahun baru, kami memprediksikan arus balik pertama kemungkinan tanggal 1 Januari. Demikian juga, kami juga persiapkan pengamanan tambahan,” jelasnya.

Puncak Arus Balik dan Strategi Penanganan

Lebih lanjut, Irjen Agus memprediksi puncak arus balik kedua akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026. Untuk mengatasi potensi kepadatan, Korlantas Polri telah merancang strategi khusus.

Advertisement

“Di samping itu juga tentunya dengan stakeholder kita persiapkan rencana arus balik yang kedua, itu tanggal 4. Ini sudah kita persiapkan langkah-langkah strategi daripada cara bertindak,” terangnya.

Kondisi Lalu Lintas dan Destinasi Wisata

Secara umum, Irjen Agus memastikan bahwa situasi lalu lintas di jalan tol, jalur arteri, hingga pelabuhan terpantau kondusif. Meskipun demikian, beberapa destinasi wisata dilaporkan masih mengalami kepadatan, namun situasi tersebut berhasil terurai dengan baik.

“Situasi arus lalu lintas cukup terkendali, baik di jalan tol, termonitor di arteri juga demikian, di tempat-tempat penyeberangan juga cukup kondusif, termasuk juga yang sedikit agak ada kepadatan tetapi terurai dengan baik adalah di tempat-tempat wisata,” tutupnya.

Advertisement