Selebriti

Istri Pesulap Merah Meninggal Akibat Kanker Mulut yang Dikira Sariawan Biasa

Advertisement

JAKARTA – Duka mendalam menyelimuti Marcel Radhival, yang akrab disapa Pesulap Merah. Sang istri, Tika Mega Lestari, tutup usia setelah berjuang melawan penyakit anemia aplastik dan kanker mulut. Marcel Radhival membeberkan kronologi medis yang dialami mendiang istrinya.

Awal Mula Penyakit Anemia Aplastik

Perjuangan Tika melawan penyakit dimulai pada tahun 2022 ketika ia divonis mengidap anemia aplastik. Penyakit langka ini menyebabkan sumsum tulang belakang berhenti memproduksi sel darah baru, baik sel darah merah, sel darah putih, maupun trombosit.

“Penyakit yang sama seperti Babe Cabita. Jadi kelainan sel tulang sumsum, di mana tulang sumsumnya gak bisa menghasilkan sel darah merah lagi,” ungkap Marcel saat ditemui di Studio Rumpi: No Secret TransTV, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Tika menjalani pengobatan dengan mengonsumsi satu jenis obat pengontrol hormon setiap hari. Namun, kondisi membaik yang dirasakan Tika membuatnya mengambil keputusan untuk menghentikan konsumsi obat tersebut, dengan asumsi dirinya telah sembuh.

“Ketika sehat nih, sudah gak ada efek apa pun, dia berhenti obat sakitnya. Dikira ya sudah sembuh gitu,” jelas Marcel.

Muncul Luka di Mulut, Diduga Sariawan Biasa

Pada tahun 2024, kondisi Tika kembali menurun. Dokter memutuskan untuk menaikkan dosis obat yang harus dikonsumsi Tika. Situasi semakin memburuk ketika muncul luka di mulut Tika yang awalnya dianggap sebagai sariawan biasa.

“Tiba-tiba muncul sariawan. Kita pikir tuh sariawan biasa. Akhirnya cobalah cek ke dokter, aku anterin ke bedah mulut,” tutur Marcel.

Advertisement

Para dokter yang memeriksa mencurigai luka tersebut bukanlah sariawan biasa dan menyarankan dilakukannya biopsi. Namun, tindakan biopsi sempat tertunda karena Tika ingin menunaikan ibadah umrah terlebih dahulu.

Hasil Biopsi Ungkap Kanker Mulut

Sepulang dari umrah, hasil biopsi akhirnya keluar dan tidak sesuai dengan harapan. Luka tersebut ternyata bukan sariawan, melainkan kanker mulut yang memerlukan tindakan operasi segera.

“Akhirnya baru ketahuanlah itu bukan sariawan, itu kanker. Kanker mulut,” kata Marcel dengan nada getir.

Tika menjalani dua kali operasi dengan didampingi langsung oleh Marcel. Namun, pada operasi ketiga, Tika memilih untuk menyembunyikan jadwalnya dari sang suami agar Marcel tidak khawatir dan dapat tetap fokus pada pekerjaannya.

Sayangnya, takdir berkata lain. Tika Mega Lestari mengembuskan napas terakhirnya pada 27 Januari 2026, di tengah perjuangan medis yang dijalaninya.

Advertisement