Selebgram Fujianti Utami Putri alias Fuji kembali menjadi korban pengkhianatan oleh rekan kerjanya. Pengalaman pahit ini membuatnya sadar akan pentingnya keterbukaan penuh kepada kedua orang tuanya, Faisal dan Dewi Zuhriati, terkait urusan pekerjaan.
Perubahan Drastis dalam Transparansi
Fuji mengakui bahwa sebelumnya ia cenderung ingin orang tuanya menerima hasil kerja saja tanpa perlu tahu detailnya. “Sebenarnya dari dulu orang tua tuh selalu monitor ya selalu nanyain cuma karena akunya mungkin karena sudah kelelahan kerja kadang udahlah aku pengin orang tua aku terima beres aja,” ungkap Fuji saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
Sikapnya yang kurang transparan ini, menurut Fuji, justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia menyadari bahwa kelalaiannya dalam memberikan informasi detail mengenai pekerjaan telah membuatnya terjebak dalam kerugian finansial yang signifikan. “Karena mungkin aku ceritanya juga paling setengah-setengah sama Papa tentang kerjaan aku, tentang detailnya. Jadi Mama-Papa juga gak punya kuasa lebih gak tahu menahu juga. Tiba-tiba ya udah udah kena batunya sendiri aku,” tuturnya.
Belajar dari Pengalaman Pahit
Mantan kekasih Thariq Halilintar ini bertekad untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Setelah merasakan kerugian akibat dikhianati oleh orang yang dipercayai, ia memutuskan untuk melibatkan orang tuanya secara lebih aktif dalam setiap aspek pekerjaannya. “Aku belajar deh semuanya ceritain sama orang tua mulai dari detail kerja ke mana sama siapa cerita ke semua,” tegas Fuji.
Sebelumnya, Fuji pernah mengalami kerugian hingga Rp 1,3 miliar akibat penipuan oleh mantan manajernya, Batara Ageng. Kini, hasil jerih payahnya kembali diduga digelapkan oleh eks rekan kerja dengan nominal yang hampir mencapai Rp 1 miliar.
Video: Laporan Fuji terhadap Karyawannya Naik ke Penyidikan






