Berita

Dituduh Pelakor, Wanita di Luwu Dikeroyok, Rambut Digunting dan Disiram Cabai

Advertisement

Seorang wanita berinisial FF di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke polisi. Ia menjadi korban kekerasan setelah dituduh sebagai perebut lelaki orang (pelakor). Dalam insiden tersebut, korban mengalami penyiraman cairan bercampur cabai dan pengguntingan rambut secara paksa.

Kronologi Kejadian

Peristiwa pengeroyokan terjadi di sebuah kafe di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Kejadian yang kemudian viral di media sosial ini dipicu oleh kecurigaan seorang wanita berinisial ND terhadap suaminya. ND menduga suaminya berselingkuh dengan FF.

“ND yang merasa curiga terhadap hubungan suaminya menemukan percakapan melalui aplikasi WhatsApp yang diduga menunjukkan adanya hubungan perselingkuhan antara suaminya dengan FF,” ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Robbani, dilansir detikSulsel, Kamis (19/2/2026).

Berdasarkan kecurigaan tersebut, ND bersama beberapa orang lainnya diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban. “Beberapa orang lainnya diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban berupa memukul, menyiram cairan bercampur cabai, serta menggunting rambut korban secara paksa,” tambah Iptu Muhammad Ibnu Robbani.

Advertisement

Korban Masih Trauma

Wanita FF mengaku masih mengalami trauma mendalam akibat peristiwa pengeroyokan tersebut. Pihak kepolisian dari Polres Luwu saat ini masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

“Tapi masih belum mau datang, mungkin dia trauma. Karena sementara didalami dan nunggu keterangan dia, kemudian minta keterangan saksi-saksi nantinya,” jelas Iptu Muhammad Ibnu Robbani.

Advertisement