Selebgram Dilan Janiyar menyuarakan keprihatinan atas maraknya fenomena jasa nikah siri yang dipromosikan secara terbuka di media sosial. Ia mengaku terkejut dengan adanya bisnis pernikahan siri yang dikemas dalam paket hemat lengkap dengan dekorasi, dengan banderol harga sekitar Rp 1,5 juta.
Potensi Pelanggaran dan Penyalahgunaan
Dilan, yang memiliki 1,8 juta pengikut di Instagram, menyayangkan jika pernikahan yang seharusnya sakral justru dijadikan ladang bisnis semata. Ia khawatir praktik ini berpotensi melanggar aturan negara.
“Ah, kalau ternyata memang penghulu tidak boleh untuk menikahkan pernikahan siri, ya berarti itu melanggar ya. Berarti itu ya kayak ini-ini saja, ladang cuan baru,” ujar Dilan kepada wartawan di Studio Rumpi: No Secret TTV dikutip Jumat (9/1/2026).
Ibu satu anak ini juga menyoroti kekhawatiran akan celah bagi praktik ilegal, seperti poligami tanpa izin istri pertama, yang bisa dimuluskan melalui jasa tersebut. Menurutnya, ajaran agama tidak seharusnya dijadikan tameng untuk menutupi kebohongan dalam rumah tangga.
“Ya turut prihatin semoga tidak disalahgunakan nikah siri yang dengan apa namanya, titah agama jangan disalahgunakan gitulah ya,” tegasnya.
Kejanggalan dalam Promosi
Lebih lanjut, Dilan menyoroti kejanggalan dalam promosi jasa nikah siri online yang kerap menyensor wajah pasangan pengantin. Bagi bintang film Sosok Ketiga Lintrik ini, hal tersebut mengindikasikan adanya upaya untuk menyembunyikan pernikahan tersebut dari pihak lain.
Hal ini berbeda dengan jasa wedding organizer resmi yang justru menampilkan wajah bahagia para pengantin. “Mungkin dia nge-duplicate itu kali ya, tapi itu memang kayaknya akal-akalan saja kali ya, akal-akalan si ladang cuan bisnis baru ini,” katanya.
(Video: Richard Lee Bakal Diperiksa Lagi pada 19 Januari)






