Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan menyelenggarakan Puncak Hari Desa Nasional pada 15 Januari 2026 di Boyolali, Jawa Tengah. Rangkaian acara yang telah dimulai sejak dua bulan lalu ini akan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan, termasuk Liga Desa dan Festival Film Desa.
Perayaan Spesial untuk Desa
Menteri Desa PDTT, Yandri Susanto, menyatakan bahwa Hari Desa Nasional merupakan momen yang sangat spesial bagi seluruh desa di Indonesia. “Kita dua bulan yang lalu kita sudah kick off di Kabupaten Semarang. Mulai ada Liga Desa, ada YouTuber, ada desa wisata, ada e-sport dan sebagainya,” ujar Yandri dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (13/1/2026).
Ia menambahkan bahwa rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional dirancang untuk melibatkan masyarakat desa secara aktif. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan, termasuk acara tumpengan bersama masyarakat yang dihadiri ribuan orang. “Kalau Hari Desa pokoknya orang memang senang,” katanya.
Diskusi dan Kompetisi di Hari Puncak
Yandri memastikan bahwa seluruh rangkaian acara Hari Desa Nasional ini akan melibatkan partisipasi masyarakat desa. Pada hari puncak perayaan, akan digelar sesi ngopi bersama antara dirinya, para kepala desa, dan masyarakat. Acara ini akan berlangsung di salah satu desa wisata di Boyolali.
“Kita diskusi santai, tapi insyaallah bisa membangun sebuah konstruksi bagaimana membangun desa,” ucap Yandri, menekankan tujuan diskusi tersebut untuk merumuskan strategi pembangunan desa.
Memasuki sore hari, Puncak Hari Desa Nasional akan diisi dengan partai final Liga Desa. Liga Desa merupakan kompetisi sepak bola antardesa yang telah melalui proses seleksi panjang di tingkat kecamatan dan kabupaten. Yandri menjelaskan bahwa kompetisi ini diikuti oleh 7.800 desa di Jawa Tengah, dengan empat kabupaten berhasil mencapai babak final untuk memperebutkan gelar juara.






