Ayah penyanyi cilik Farel Prayoga, Joko Suyoto, resmi melaporkan manajer putranya yang berinisial R ke Bareskrim Mabes Polri. Langkah hukum ini diambil menyusul memanasnya konflik antara Joko dan pihak manajemen terkait pengelolaan karier serta keuangan Farel.
Joko menegaskan keputusan melaporkan sang manajer adalah murni pertimbangannya sendiri dan telah mendapat dukungan penuh dari keluarga. Ia menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum jika situasi tidak dianggapnya sudah sangat memburuk. “Ya, anak-anak saya sih apa kata saya. Kalau anak-anak saya, apa kata saya. Saya kan dengar kalau saya punya kesimpulan, keputusan sendiri ya ini aja. Saya juga enggak mau kalau enggak terlalu kebangetan, enggak mungkin sampai kayak gini,” ujar Joko saat ditemui di Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).
Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Lebih lanjut, Joko membantah keras tudingan yang menyebut dirinya telah memanfaatkan Farel sejak kecil. Ia menceritakan perjuangannya membesarkan sang anak dari kondisi hidup yang sederhana di kampung. “Ya, dari situlah saya enggak terima itu. Dibilang saya manfaatin. Mulai kecil saya ajak ngamen. Mungkin kalau enggak saya ajak ngamen, enggak mungkin jadi seperti ini. Ya, namanya kehidupan di kampung, ngamen ya wajarlah,” beber Joko.
Kekhawatiran Terhadap Farel
Terkait kondisi Farel saat ini, Joko mengaku ingin menyampaikan pesan langsung kepada putranya. Ia mengungkapkan kekhawatiran mendalam setelah mendengar kabar Farel tidak masuk sekolah selama dua hari terakhir. “Saya mau pesan ajalah nanti. Mau pesan langsung ajalah nanti. Mau ke sana. Mungkin habis ini kan saya dengar dia lagi dua hari ini enggak masuk sekolah. Enggak tahu karena apa. Saya kan pengin tahu,” tuturnya.
Joko menggambarkan Farel sebagai anak yang baik. Namun, ia mengaku heran dengan perubahan sikap sang anak belakangan ini yang terlihat dari berbagai tayangan di media. “Kalau saya dari grup-grupnya, dari video-video, podcast, baiklah. Tapi sekarang ini sudah, saya lihat ada bicaranya sudah kurang lancar jawab lagi kayaknya,” ungkapnya.
Saat ditanya apakah perubahan sikap Farel dipengaruhi oleh sang manajer, Joko memilih untuk tidak berspekulasi dan meminta publik untuk menilai secara objektif. “Kita enggak bisa kesimpulan. Kita lihat sama-sama lah,” katanya.
Komunikasi Terputus
Joko mengungkapkan bahwa dirinya sudah sekitar dua bulan tidak bertemu langsung dengan Farel, meskipun komunikasi masih terjalin melalui pesan singkat. Namun, dalam dua hari terakhir, komunikasi tersebut dilaporkan terputus. “Masih chattingan, komunikasi masih. Cuma dua hari ini enggak telepon, enggak nyambung. Makanya saya mau ke sana,” pungkas Joko.
Sebelumnya, kemarahan Joko Suyoto terhadap manajer Farel, Rais, mencuat usai adanya pernyataan yang menyebut honor Farel mencapai Rp10 miliar. Emosi Joko terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial TikTok. Dalam video tersebut, Joko menantang Rais untuk membuktikan ucapannya yang menuding dirinya telah menghabiskan uang Farel hingga Rp10 miliar.






