Selebriti

Ammar Zoni Tolak Teken Berkas Kasus Narkoba, Akui Bayar Ganda Demi Kamar Sendiri

Advertisement

Aktor Ammar Zoni kembali menjalani sidang lanjutan kasus narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (8/1/2026). Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, Ammar membeberkan kronologi yang dialaminya selama berada di Rutan Salemba.

Keterangan di Persidangan

Setelah menyampaikan keterangannya, Ammar dicecar sejumlah pertanyaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU menanyakan konsistensi keterangan Ammar yang sebelumnya telah disampaikan kepada kepolisian dan kejaksaan. Ammar menegaskan bahwa keterangannya di persidangan sama dengan yang pernah ia jelaskan sebelumnya. Ia membantah memiliki keterlibatan dalam penyerahan atau peredaran narkoba kepada pihak lain.

“Saya tidak mengenal dia, dan saya juga tidak ada terlibat untuk memberikan barang ke dia. Yang saya lihat, dia datang ke kamar dan berhubungan dengan Jaya, bukan menemui saya,” ujar Ammar, merujuk pada seseorang bernama Rivaldi yang disebut pernah datang ke kamarnya.

Kondisi Kamar Tahanan

JPU juga menyoroti perbedaan keterangan saksi terkait kondisi kamar tahanan. Ammar menjelaskan bahwa kamar yang ditempatinya diisi oleh empat orang karena kondisi rutan yang over kapasitas. Ia membagi kamar tersebut menjadi lantai atas dan bawah.

“Tapi saya minta kebijakan untuk sendirian, jadi saya bayar double. Di bawah ada Black, Febri, dan Jaya,” bebernya.

Advertisement

Penolakan Tanda Tangan Berkas

Menjawab pertanyaan JPU mengenai keterangan saat pemeriksaan di Kejaksaan pada 8 Januari, Ammar kembali menegaskan tidak terlibat dalam perkara tersebut. Terkait barang bukti ganja, Ammar membantah keras pernah mengakui kepemilikan dengan alasan sebagai pencandu narkotika.

“Gak ada. Saya gak ada ngomong gitu,” tegas Ammar.

Ia mengaku menolak menandatangani berkas pemeriksaan karena ingin didampingi oleh penasihat hukum. Namun, karena ketidaktahuannya soal prosedur hukum, ia akhirnya mengikuti arahan penyidik.

“Saya gak mau tanda tangan. Saya nunggu pengacara saya. Tapi karena saya gak tahu hukum, saya pikir ya sudah ikutin aja,” katanya.

Advertisement