Sepakbola

Xabi Alonso ‘Tunduk’ pada Kylian Mbappe di Laga Terakhir Real Madrid, Otoritas Pelatih Dipertanyakan

Advertisement

Jeddah – Xabi Alonso secara resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Real Madrid. Keputusan ini diambil kurang dari 24 jam setelah timnya kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Momen saat Kylian Mbappe diduga menolak memberikan guard of honour kepada Barcelona, dan Alonso yang terkesan ‘menurut’ pada keinginan bintangnya, kini menjadi sorotan publik.

Momen Kontroversial di Laga Terakhir

Real Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 2-3 dalam pertandingan final Piala Super Spanyol. Pasca-laga, sebuah video beredar luas di media sosial yang menunjukkan interaksi antara Xabi Alonso dan Kylian Mbappe terkait guard of honour. Awalnya, Alonso tampak mengisyaratkan kepada para pemain Madrid untuk memberikan penghormatan kepada Barcelona. Namun, Mbappe, yang berada di dekatnya, terlihat tidak setuju dan justru meminta Alonso untuk mengikutinya.

Dalam video tersebut, Alonso terlihat mengalah dan mengikuti arahan Mbappe. Momen ini memicu perdebatan di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola mengenai otoritas Alonso sebagai pelatih di ruang ganti Madrid.

Salah satu pengguna Twitter, TK (@TeaKupps), mengomentari video tersebut, “I have never seen a coach’s authority be undermined like this. Xabi Alonso tells the Madrid players to form a guard of honor but Mbappe calls him back and he obliges like a puppet. No wonder Xabi can’t succeed at Madrid“.

Advertisement

Sorotan Otoritas Pelatih

Mundurnya Xabi Alonso dari kursi kepelatihan Real Madrid secara mendadak semakin memperkuat dugaan adanya masalah di internal tim. Beberapa laporan menyebutkan bahwa tidak semua pemain senior senang dengan gaya kepelatihan Alonso. Bintang-bintang seperti Vinicius Junior, Jude Bellingham, dan Thibaut Courtois dikabarkan menjadi beberapa pemain yang memiliki ketidakpuasan terhadap Alonso.

Xabi Alonso hanya menjabat sebagai pelatih Real Madrid selama tujuh bulan. Selama periode tersebut, ia memimpin tim dalam 34 pertandingan, meraih 24 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Kekalahan terakhir dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi penutup masa kepelatihannya.

Kutipan Xabi Alonso tentang Mbappe

Sebelumnya, Xabi Alonso pernah memberikan pujian terhadap Kylian Mbappe, menyatakan bahwa “Cetak Gol Adalah Bakat Alamiah Mbappe”. Pernyataan ini kini kembali mencuat di tengah sorotan terhadap interaksi keduanya di laga terakhir.

Advertisement