Umi Pipik tengah menikmati peran barunya sebagai seorang nenek. Kebahagiaan ini semakin terasa menjelang bulan Ramadan, seiring dengan kehadiran cucu pertamanya dari putri tercinta, Adiba Khanza, yang telah menikah dengan pesepak bola Egy Maulana Vikri.
Persiapan Khusus Sambut Ramadan
Momen puasa pertama tahun ini diprediksi Umi Pipik akan terasa berbeda dengan kehadiran sang cucu. Berbagai persiapan pun telah dilakukan di kediamannya. “Iya, puasa pertama insyaallah Adiba ke rumah karena kan dia emang sudah tinggal sama suaminya ya. Jadi, apa, nyiapin, saya sampai siapin satu kamar khusus buat cucu,” ungkap Umi Pipik saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2026).
Tak tanggung-tanggung, Umi Pipik bahkan merenovasi sebuah kamar kosong di rumahnya demi menciptakan suasana yang paling nyaman bagi sang cucu. Kamar tersebut dicat ulang dan dihias dengan nuansa serba pink. “Sampai direnovasi kamar. Kan tadinya kamar kosong ya, akhirnya kita cat, kita kasih wah sampai semua serba pink, tapi lagi belum jadi, tapi khusus buat cucu. Sampai segitunya tuh jidahnya,” ujarnya sambil tertawa.
Fleksibilitas Jadwal demi Kebersamaan
Umi Pipik berencana menyesuaikan kegiatannya dengan jadwal Egy Maulana Vikri agar dapat merayakan Ramadan bersama cucunya. Ia bahkan tak segan untuk ‘menculik’ sang cucu jika Egy sedang menjalani pertandingan di luar kota. “Ya mungkin kalau pas lagi Egy-nya lagi ada tanding luar kota, biasanya dia (cucu) nginep di rumah. Kalau gak, ya saya ‘culik’,” katanya sambil tersenyum.
Kekaguman pada Keibuan Adiba Khanza
Umi Pipik mengungkapkan rasa bangga dan haru melihat Adiba Khanza mengurus buah hatinya tanpa bantuan pengasuh. Ia terkesan dengan naluri keibuan putrinya yang masih muda. “Adiba gak ada yang bantu, gak pake baby sitter. Jadi dia sendiri memang pure dia yang ngelakuin semuanya. Makanya saya, ya terharulah gitu. Anak yang masih piyik gitu ya dulu ya, tapi keibuan banget gitu. Benar-benar dia yang pegang semuanya, ganti-gantian sama Egy,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pada minggu-minggu awal pasca-melahirkan, ia masih membantu Adiba dalam merawat bayi. Namun, kini Adiba telah sepenuhnya mengambil alih tugas tersebut, dibantu oleh Egy. “Awal-awal sih memang seminggu saya karena kan Adiba masih pemulihan ya pascangelahirin gitu. Jadi saya yang masih mandiin. Jadi dia ngelihat, tapi sekarang udah semuanya, udah dia semuanya. Paling gantian sama Egy kalau malam,” cerita Umi Pipik.
Keputusan Adiba Khanza untuk tidak menggunakan pengasuh didasari oleh keinginannya yang kuat untuk merasakan pengalaman mengurus anak pertama secara langsung. “Karena anak pertama ya, jadi memang benar-benar pengin dia sendiri yang pegang gitu,” tegas Umi Pipik.






