Penyanyi Aldy Maldini mengaku mengalami dampak psikologis yang signifikan setelah melakukan kesalahan yang membuatnya dituduh menipu penggemar. Peristiwa yang terjadi pada Mei 2025 itu sempat membuatnya merasa terpuruk.
Mulai Bangkit dari Keterpurukan
Kini, Aldy Maldini mulai kembali aktif di dunia hiburan, salah satunya dengan melebarkan sayapnya ke dunia perfilman. Ia menceritakan betapa beratnya melewati masa-masa sulit tersebut.
“Secara mental pasti kena dan sosial kenalah, sangat kena sekali gitu. Bahkan nunjukin muka pun pasti malu banget gitu. Cuma gue masih dikasih teman-teman, keluarga yang support, bener-bener support saya gitu. Kayak mereka ngerasa, ‘Ya sudah, apa yang sudah, diselesaikan, dan diulang lagi pelan-pelan coba untuk bisa bangkit lagi’, gitu,” cerita Aldy Maldini di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026).
Penyanyi berusia 25 tahun itu mencoba kembali berkarier dan baru saja membintangi satu judul film. Meskipun demikian, ia menyadari masih ada saja pihak yang mempertanyakan keberaniannya untuk kembali tampil di hadapan publik.
“Itu awal-awal gua baru berani ke tempat umum tuh setelah sebulan. Oke, setelah satu bulan gitu. Dan langsung terbang lagi (keluar kota), jadi kayak semua udah notice-nya (masalah) udah ya ada beberapa yang mukanya gak enak, ya itulah bagian dari apa yang sudah gue lakukan gitu. Jadi gak apa-apa, terima, menanggung risikonya,” ungkapnya.
Aldy menegaskan bahwa rasa terpuruknya bukan semata-mata karena komentar negatif dari publik.
“Kalau down sih sebenarnya kalau down tuh saya gak pernah nge-down karena komen-komen ya. Gue sendiri lebih nge-down karena apa yang sudah gue lakukan,” sambung Aldy Maldini.
Dukungan Sahabat dan Personel TBA
Ia bersyukur sahabatnya, termasuk personel TBA lainnya seperti Bastian dan Kiki, tidak meninggalkannya. Namun, mereka juga tidak membenarkan tindakan Aldy.
“Mereka tidak membenarkan, tapi mereka juga tidak meninggalkan. Kalau yang orang lain lihat dan orang lain mungkin gak tahu ya, banyak yang gak tahu bahwa mereka tuh dari hari pertama ada masalah itu, mereka yang bareng-bareng sama gue, memang gak ada yang tahu, tapi mereka yang support guelah untuk bisa selesain ini pelan-pelan,” ucapnya penuh syukur.
Aldy menyadari bahwa kejadian tersebut secara otomatis menyaring lingkaran pertemanannya.
“Mungkin dengan adanya yang kemarin itu, pasti Aldy secara tongkrongan langsung kesaring sendiri. Ya emang otomatis begitu, dari ada masalah kemarin langsung pertemanan tuh kelihatanlah,” lanjut Aldy.
Pelajaran Berharga dari Keteledoran
Aldy Maldini mengakui kesalahannya di masa lalu adalah sebuah keteledoran yang memberinya pelajaran berharga agar tidak menganggap remeh segala sesuatu.
“Intinya sekarang gue lebih menjaga, lebih hati-hati sih karena ini semua berawal dari keteledoran sebenarnya. Terlalu menganggap remeh, terlalu menganggap semuanya tuh, ‘Dah amanlah, gampang itu entar, itu entar, itu entar’, gitu. Akhirnya jadinya blar, buyar gitu. Jadi kayak lebih hati-hati, apa pun yang mau gue lakukan,” ucapnya.
Kronologi Kasus Dugaan Penipuan
Kasus dugaan penipuan yang dituduhkan kepada Aldy mencuat pada Mei 2025 setelah sejumlah penggemar mengaku menjadi korban. Sejak akhir 2024, Aldy diduga menawarkan acara makan malam eksklusif melalui fitur question box di Instagram.
Penggemar diminta membayar Rp 500 ribu yang ditransfer ke rekening pribadinya. Namun, jadwal untuk makan malam tersebut tidak pernah terlaksana. Para penggemar yang mengaku menjadi korban tidak mendapat kejelasan mengenai acara tersebut maupun pengembalian dana, sehingga mereka menyuarakan kekecewaan di media sosial.
Tidak hanya penggemar, Putri Poys dan dokter Richard Lee juga mengaku mengalami kerugian akibat ulah Aldy. Aldy juga disebut pernah meminjam uang senilai jutaan rupiah dengan alasan kebutuhan mendesak dan mangkir dari urusan kerja sama hingga menimbulkan kerugian.






