Jakarta – Persaingan memperebutkan tiket Liga Champions di Premier League musim 2025/2026 semakin memanas. Dua manajer muda, Michael Carrick bersama Manchester United dan Liam Rosenior di Chelsea, menjadi sorotan karena mencatatkan tren performa yang identik dalam lima pertandingan terakhir.
Baik Carrick maupun Rosenior sama-sama berhasil membawa timnya meraih empat kemenangan beruntun di Premier League. Namun, laju impresif kedua tim tersebut kompak terhenti pada pekan ke-26, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB, setelah keduanya meraih hasil imbang.
Laju Setan Merah Bersama Carrick
Di bawah arahan Michael Carrick, Manchester United menunjukkan performa yang menanjak sejak pertengahan Januari. Pelatih berusia 44 tahun itu berhasil membawa Setan Merah menumbangkan rival sekota, Manchester City, dengan skor 2-0, serta mencuri poin penuh di kandang Arsenal dengan kemenangan 3-2. Ketajaman lini serang yang diperkuat oleh Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu menjadi kunci kebangkitan MU.
Namun, rentetan kemenangan beruntun MU harus terhenti di London Stadium. Gol penyama kedudukan dari Benjamin Šeško di menit akhir injury time (90+6′) hanya mampu menyelamatkan Manchester United dari kekalahan, sehingga laga berakhir imbang 1-1 melawan West Ham United. Laju kemenangan beruntun Setan Merah pun resmi terhenti.
Hasil 5 laga terakhir Premier League:
- 17 Januari: MU 2-0 Man City
- 25 Januari: Arsenal 2-3 MU
- 1 Februari: MU 3-2 Fulham
- 7 Februari: MU 2-0 Tottenham
- 10 Februari: West Ham 1-1 MU
Rosenior Ball Bangkitkan Chelsea
Senada dengan Manchester United, Chelsea di bawah asuhan Liam Rosenior juga tengah menikmati tren positif di Premier League. The Blues tampil klinis dengan meraih kemenangan atas tim-tim seperti Brentford, Crystal Palace, West Ham, hingga melumat Wolves dengan skor 3-1.
Namun, laju kemenangan Chelsea juga terhenti saat menjamu Leeds United di Stamford Bridge dini hari WIB. Meskipun sempat unggul dua gol terlebih dahulu, skuad asuhan pelatih berusia 41 tahun itu harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir imbang 2-2. Hasil ini membuat Chelsea tertahan di posisi kelima klasemen sementara, hanya terpaut satu poin dari Manchester United.
Hasil 5 laga terakhir Premier League:
- 17 Januari: Chelsea 2-0 Brentford
- 25 Januari: Crystal Palace 1-3 Chelsea
- 31 Januari: Chelsea 3-2 West Ham
- 7 Februari: Wolves 1-3 Chelsea
- 10 Februari: Chelsea 2-2 Leeds United
Panas di Klasemen
Menariknya, Chelsea dan Manchester United tidak hanya memiliki laju performa yang identik di bawah pelatih baru mereka. Kedua tim juga terlibat dalam persaingan sengit memperebutkan zona empat besar klasemen Liga Inggris. Hingga pekan ke-26, Manchester United menempati posisi keempat dengan 45 poin, sementara Chelsea berada tepat di bawahnya dengan 44 poin.
Dengan selisih hanya satu angka, kedua tim dengan pola permainan serupa ini akan saling berebut tiket Liga Champions hingga akhir musim.






