Sepakbola

Analisis Wasit: Gol Kemenangan Girona atas Barcelona Dinilai Sah Meski Ada Kontak Fisik

Advertisement

Gol kedua Girona saat mengalahkan Barcelona dalam lanjutan Liga Spanyol memicu perdebatan sengit. Namun, mantan wasit La Liga, Alfonso Perez Burrull, berpendapat bahwa keputusan wasit Cesar Soto yang mengesahkan gol tersebut sudah tepat.

Kontroversi Gol Penentu

Pertandingan yang digelar di Stadion Montilivi pada Selasa (17/2/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Girona. Barcelona sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Pau Cubarsi. Namun, Thomas Lemar dan Fran Beltran berhasil membalikkan keadaan bagi tim tuan rumah.

Gol penentu kemenangan Girona yang dicetak oleh Fran Beltran menjadi sorotan utama. Claudio Echeverri diduga melakukan pelanggaran terhadap Jules Kounde sebelum gol tercipta. Dalam rekaman ulang, terlihat kaki Echeverri menginjak Kounde saat keduanya berebut bola. Meskipun Echeverri lebih dulu menendang bola, kontak fisik dengan Kounde tak terhindarkan.

Analisis Wasit: Bukan Pelanggaran

Dalam analisisnya yang dimuat oleh Marca, Alfonso Perez Burrull menyatakan bahwa insiden tersebut bukanlah sebuah pelanggaran. Ia menilai keputusan Soto untuk tetap mengesahkan gol Beltran sudah benar.

Advertisement

“Terjadi kontak antara Echeverri dan Kounde. Keduanya berebut bola dan pemain Barcelona itu menerima benturan, tetapi saya rasa itu bukan pelanggaran. Dan itu tidak bisa ditinjau ulang,” ujar Burrull.

Burrull, yang memiliki rekam jejak sebagai wasit Liga Spanyol dari tahun 1997 hingga 2010 dan merupakan wasit berlisensi FIFA, menekankan bahwa situasi tersebut merupakan bagian dari duel perebutan bola yang wajar.

Penalti Barcelona Dinilai Layak

Berbeda dengan gol kontroversial Girona, Burrull tidak ragu menyatakan bahwa penalti yang didapat Barcelona di akhir babak pertama adalah sah. Penalti diberikan setelah Daley Blind menjatuhkan Dani Olmo di kotak terlarang.

“Tidak diragukan lagi. Blind menginjak Olmo dan menjatuhkannya. Ekspresi wajah pemain Girona itu menjelaskan semuanya,” tegas Burrull.

Sayangnya, kesempatan emas tersebut gagal dimanfaatkan oleh Lamine Yamal yang menjadi eksekutor penalti. Tembakannya hanya membentur tiang gawang.

Advertisement