Barcelona kembali menorehkan catatan minor dalam performanya di Liga Spanyol musim 2025/2026. Kekalahan 1-2 dari Girona di Stadion Montilivi pada Selasa (17/2) dini hari WIB diwarnai oleh kegagalan penalti yang kembali dicatatkan oleh tim asal Catalan tersebut.
Kegagalan Lamine Yamal dan Rekor Buruk
Momen krusial terjadi di paruh pertama pertandingan ketika wasit menunjuk titik putih setelah Dani Olmo dilanggar di kotak terlarang. Lamine Yamal yang dipercaya sebagai algojo gagal menuntaskan tugasnya. Tembakan mendatar kaki kirinya hanya mampu menghantam tiang gawang Girona.
Barcelona sempat unggul melalui gol Pau Cubarsi pada menit ke-58, namun Girona membalas cepat tiga menit berselang lewat Thomas Lemar. Francisco Beltran, yang masuk menggantikan Lemar, akhirnya memastikan kemenangan Girona dengan golnya di lima menit terakhir waktu normal.
Kegagalan Lamine Yamal menambah daftar panjang kegagalan penalti Barcelona di musim ini. Tercatat, Barcelona telah gagal mengonversi tiga dari tujuh hadiah penalti yang didapat di sepanjang Liga Spanyol 2025/2026. Angka ini menjadikan Barcelona sebagai tim dengan catatan kegagalan penalti terbanyak, setara dengan Valencia yang juga tiga kali gagal dari lima kesempatan.
Lewandowski Dua Kali Gagal
Robert Lewandowski menjadi sorotan karena dua kali gagal mengeksekusi penalti untuk Barcelona di kompetisi musim ini. Kegagalan pertamanya terjadi saat Barcelona kalah 1-4 dari Sevilla pada Oktober lalu, dan yang kedua saat timnya menang 3-1 atas Atletico Madrid pada Desember.
Perebutan Puncak Klasemen
Di luar catatan buruk penalti, kekalahan ini berdampak pada posisi Barcelona di klasemen sementara Liga Spanyol. Barcelona gagal merebut puncak klasemen dari Real Madrid. Saat ini, Barcelona menempati peringkat kedua dengan 58 poin, tertinggal dua angka dari rival abadinya tersebut.






