Jakarta – Seorang siswa SMK bernama Aldi Suryaputra meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Matraman, Jakarta Timur, pada Selasa (10/2/2026) pagi. Kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kondisi jalan yang berlubang.
Kronologi Kecelakaan
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Aldi, yang mengendarai sepeda motor, melaju dari arah selatan menuju utara. Diduga, laju kendaraan terganggu saat terperosok ke dalam lubang di jalan.
“Sepeda motor melaju dari arah selatan ke utara, lalu diduga pengendara ini terperosok akibat jalan berlubang,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Aldi dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka di wajah dan kepala. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati.
“Korban mengalami luka di wajah dan kepala, meninggal di TKP, dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati. Ini juga dalam penanganan dari Satlantas dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya,” jelasnya.
Pendalaman Penyebab Kecelakaan
Budi Hermanto menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut. Penanganan kasus ini dilakukan oleh Unit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Timur.
“Ini masih dalam pendalaman. Artinya faktor kecelakaan lalu lintas itu ada faktor pengendara, ada faktor cuaca, ada faktor kendaraan tersebut, serta faktor sarana prasarana yaitu jalan. Ini masih dalam pendalaman karena ini kejadian tadi pagi,” imbuhnya.
Duka Cita dan Tindakan Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Aldi Suryaputra, siswa SMK 34 Jakarta.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Saya mewakili Provinsi DKI Jakarta turut berdukacita atas wafatnya Ananda Aldi Suryaputra, siswa SMK 34 Jakarta yang mengalami kecelakaan tunggal lalu lintas pada pagi ini,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/2).
Berdasarkan pemantauan rekaman CCTV di lokasi, Pramono menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi akibat kombinasi jalan yang licin, berlubang, dan kecepatan kendaraan yang tinggi.
Pemprov DKI Jakarta akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit dan telah menyiapkan lokasi pemakaman di TPU Menteng Pulo. Untuk mencegah terulangnya insiden serupa, Pramono telah menginstruksikan Dinas Bina Marga untuk menutup sementara seluruh jalan berlubang di Jakarta sambil menunggu perbaikan permanen.
Selain itu, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta diminta untuk mengingatkan masyarakat mengenai potensi bahaya di ruas jalan berlubang agar pengguna jalan lebih berhati-hati.






