Masa depan Mohamed Salah di Liverpool menjadi sorotan tajam. Mantan pemain Tottenham Hotspur, Rafael van der Vaart, menyarankan agar bintang asal Mesir itu segera meninggalkan Anfield sebelum performanya yang menurun menjadi beban bagi tim.
Musim Terburuk Salah di Premier League
Liga Inggris musim 2025/2026 tercatat sebagai musim terburuk bagi Mohamed Salah bersama Liverpool. Untuk pertama kalinya, ia gagal mencetak gol dalam sembilan pertandingan beruntun di Premier League. Gol terakhirnya di liga domestik tercipta saat Liverpool mengalahkan Aston Villa 2-0 pada 2 November 2025. Setelah itu, Salah mengalami paceklik gol selama lebih dari tiga bulan.
Performa yang menurun ini berdampak signifikan pada Liverpool. Tim asuhan Arne Slot tersebut kini tersingkir dari persaingan gelar juara Liga Inggris dan menduduki peringkat keenam klasemen sementara dengan 45 poin.
Analisis Van der Vaart: Usia dan Kecepatan Menurun
Rafael van der Vaart menyoroti penurunan performa Salah yang dinilainya disebabkan oleh faktor usia. “Ketika saya melihat Mohamed Salah dan posisi yang dia mainkan di lapangan, dia telah kehilangan kecepatan dan kelincahannya seiring bertambahnya usia. Jika Anda melihat Virgil van Dijk, usia kurang penting bagi seorang bek,” ujar Van der Vaart, dilansir dari Daily Star.
Van der Vaart menambahkan bahwa memiliki pemain besar dengan nama besar seperti Salah terkadang bisa menjadi masalah bagi pemain dan pelatih. “Memiliki pemain besar dan nama besar (seperti Salah) terkadang menjadi masalah bagi pemain dan pelatih. Ketika Anda mengharapkan hal-hal tertentu darinya sebagai pelatih dan dia tidak melakukannya, maka tentu saja Anda berhak untuk menempatkannya di bangku cadangan,” jelasnya.
Ia berpendapat bahwa situasi ini dapat menimbulkan masalah besar, terutama dalam konferensi pers di mana pertanyaan akan selalu tertuju pada Salah. “Namun karena ini adalah Mohamed Salah, itu dapat menyebabkan masalah besar – di setiap konferensi pers, setiap pertanyaan akan tertuju pada Salah. Akan lebih baik bagi kedua belah pihak jika Salah pindah ke klub lain di musim panas,” tegas Van der Vaart.
Solusi Win-Win Solution
Menurut Van der Vaart, kepindahan Salah ke klub lain pada bursa transfer musim panas mendatang akan menjadi solusi win-win solution bagi kedua belah pihak. Hal ini akan memberikan kesempatan bagi pemain lain yang lebih muda untuk berkontribusi bagi Liverpool, sekaligus memberikan ruang bagi Salah untuk menemukan kembali performa terbaiknya di tempat lain.
Kontrak Mohamed Salah di Liverpool masih berlaku hingga tahun 2027. Pemain yang pernah berseragam AS Roma ini telah membela Liverpool sejak tahun 2017.






