Berita

Pikap Suzuki Carry Tabrak Dua Wanita di Jatinegara, Satu Tewas di Tempat

Advertisement

Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bekasi Timur, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (19/1/2026). Sebuah mobil pikap Suzuki Carry bernomor polisi B-9542-TAG menabrak dua orang wanita yang sedang duduk di pinggir jalan, menyebabkan salah satunya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Menurut Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta, kecelakaan bermula ketika kendaraan yang dikemudikan oleh S (36) melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di dekat Kantor Imigrasi Jatinegara, kendaraan tersebut oleng dan menabrak dua orang yang sedang duduk di pinggir jalan.

“Sesampainya di dekat Kantor Imigrasi Jatinegara, kendaraan menabrak dua orang yang sedang duduk di pinggir jalan,” ujar Darwis, dilansir Antara.

Akibat insiden tersebut, pengemudi pikap S dilaporkan hanya mengalami luka ringan. Sementara itu, kendaraan yang dikemudikannya mengalami kerusakan dan telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti, bersama dengan STNK dan SIM milik pengemudi.

Satu Korban Meninggal Dunia

Korban yang meninggal dunia diidentifikasi bernama Siti Nurbaiti (43), warga Jalan Basuki Rahmat RT 005 RW 006, Jatinegara. Ia meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengalami luka berat.

Advertisement

“Akibat kejadian tersebut, orang yang sedang duduk di pinggir Jalan atas nama Siti Nurbaiti meninggal dunia di TKP dan di evakuasi ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri Jakarta Timur,” jelas Darwis.

Sementara itu, korban lainnya, Fitria Nur Apriyani (23), mengalami luka ringan dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Penyelidikan Berlangsung

Hingga kini, kasus kecelakaan maut ini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Laka Satlantas Jakarta Timur. Pihak kepolisian tengah berupaya mencari saksi tambahan serta rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Kami sudah mendatangi korban di RS Polri, lalu mencari CCTV dan saksi untuk menindaklanjuti laporan,” pungkas Darwis.

Advertisement