Berita

Pegawai PPPK Ditemukan Meninggal Misterius dalam Kontrakan di Bekasi

Advertisement

Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial NH (31) ditemukan tewas di sebuah kontrakan di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi. Korban ditemukan dalam kondisi tertutup selimut dengan tubuh yang mulai menghitam.

Kronologi Penemuan Jenazah

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang rekan kerjanya, wanita berinisial SR, pada Rabu (4/2) pagi.

Menurut Budi Hermanto, korban berinisial NH adalah seorang laki-laki berusia 31 tahun yang bekerja sebagai pegawai PPPK di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) dr. S. Hardjolukito, Halim Perdanakusuma.

“Korban inisial NH, laki-laki berusia 31 tahun, merupakan pegawai PPPK di RSPAU Halim PK,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan pada Jumat (6/2/2026).

Kecurigaan Rekan Kerja

Penemuan ini bermula dari kecurigaan SR, rekan kerja korban. Ia curiga karena korban tidak masuk kerja sejak hari Senin (2/2) dan tidak dapat dihubungi melalui telepon seluler.

“Rekan kerja korban curiga karena sejak Senin (2/2) seharusnya korban masuk kerja, namun tidak ada kabar dan tidak dapat dihubungi,” jelasnya.

Advertisement

Merasa ada yang tidak beres, SR kemudian memutuskan untuk mendatangi kontrakan korban yang beralamat di Jalan Setia 2 Gang H Enting RT 04 RW 006, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Rabu (4/2).

Proses Evakuasi dan Penyelidikan

Setibanya di lokasi, SR mendapati pintu kontrakan dalam keadaan terkunci. Ia kemudian menghubungi pemilik kontrakan untuk meminta kunci serep. Bersama-sama, mereka membuka kamar kontrakan dan menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

“Saat dibuka pintu kontrakan didapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi telentang berselimut dan kondisi tubuh menghitam,” tutur Budi Hermanto.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. “Saat ini masih dilakukan penyelidikan,” pungkasnya.

Advertisement