Mantan pemain legendaris Manchester United, Paul Scholes, mengklarifikasi komentarnya mengenai Lisandro Martinez. Scholes menegaskan bahwa ia tidak bermaksud mengejek bek tengah United tersebut, namun menantangnya untuk membuktikan konsistensi performa, terutama saat menghadapi Arsenal.
Komentar Awal dan Reaksi Martinez
Sebelum Derby Manchester, Scholes bersama Nicky Butt melontarkan pandangan bahwa Lisandro Martinez akan kesulitan menghadapi Erling Haaland karena perbedaan fisik yang mencolok. Postur Martinez yang dianggap mungil untuk ukuran bek tengah disamakan seperti balita. Namun, prediksi tersebut dipatahkan. Bertandem dengan Harry Maguire, Martinez berhasil meredam ancaman Haaland yang hanya mampu membuat dua percobaan tembakan yang seluruhnya diblok. Haaland bahkan ditarik keluar sebelum laga usai.
Usai kemenangan Manchester United, Lisandro Martinez mengungkapkan kekesalannya terhadap komentar Scholes dan Butt, yang memicu berbagai reaksi dari publik.
Klarifikasi dan Tantangan Scholes
Scholes mengakui bahwa penggambaran fisiknya terhadap Martinez mungkin tidak tepat, namun ia bersikukuh bahwa inti pendapatnya mengenai perbedaan fisik antara Martinez dan Haaland tidak keliru. Ia menyatakan bahwa ia dan Butt hanya menyampaikan apa yang mereka pikirkan.
“Apa yang kami katakan mungkin enggak bagus ketika diingat-ingat. Tidak, saya bukannya mau minta maaf, bukan. Saya hanya mau bilang, hal yang kami coba katakan itu, adalah yang kami pikirkan. Faktanya masih demikian. Secara fisik mereka memang tidak sepadan,” ungkap Scholes.
Lebih lanjut, Scholes menambahkan bahwa cara mereka mendeskripsikan Martinez mungkin tidak pantas, namun ia tetap pada pendiriannya mengenai perbedaan fisik tersebut. Ia berharap Martinez dapat membuktikan bahwa dirinya keliru.
“Dengar, cara kami mendeskripsikannya mungkin tidak tepat, dan kami mungkin tidak seharusnya melakukannya, tapi kenyataannya memang demikian. Dia toh telah menjalani satu pertandingan dengan baik,” ujar Scholes menatap duel Arsenal vs Manchester United.
Scholes juga mengingatkan performa Martinez di laga-laga sebelumnya, seperti saat melawan Brighton yang diwarnai kesalahan yang berujung gol, serta saat melawan Burnley. Ia menekankan pentingnya konsistensi performa Martinez sepanjang musim.
“Saya bisa mengerti mengapa dia tersinggung karena itu, dan maka dari itu saya bilang bahwa kata-kata kami tidak pas. Dan dengar, saya harap dia membuktikan bahwa saya keliru. Dia memang bagus melawan City, brilian, tapi kita harus melihat penampilan itu sepanjang musim. Dan lagi, hari Minggu, ini adalah laga yang sangat penting untuk dia,” imbuh Scholes.
Scholes menantang Lisandro Martinez untuk menunjukkan performa konsisten, terutama dalam pertandingan penting melawan Arsenal yang akan datang.






