Manchester – Patrick Dorgu kini menjelma menjadi salah satu pemain andalan Manchester United, sebuah pencapaian yang tak terbayangkan di awal kariernya. Bek Timnas Denmark ini membuktikan ketangguhannya di lapangan hijau, mencetak 3 gol dan 1 assist dalam 6 penampilan beruntun di Liga Inggris. Performa terbarunya saat melawan Arsenal pada Minggu (25/1/2026) menjadi sorotan, di mana gol spektakulernya membantu MU meraih kemenangan 3-2 atas Meriam London.
Perjalanan Penuh Rintangan
Namun, perjalanan Dorgu menuju kesuksesan tidaklah mulus. Saat pertama kali bergabung dengan Old Trafford pada Februari 2025, ia justru mendapat cibiran dan kecaman. Laga debutnya berakhir pahit dengan kartu merah saat melawan Ipswich Town. Beberapa blunder fatalnya kemudian berujung pada gol lawan, termasuk saat MU kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa 2025, di mana ia dianggap melakukan miskomunikasi fatal.
Kritikan tajam tak membuat Dorgu patah arang. Ia memilih untuk fokus pada performanya dan berserah diri kepada Tuhan. Dorgu adalah seorang penganut Katolik taat dan rutin mengikuti misa di Gereja Holy Family, Manchester.
Arti Nama dan Kekuatan Doa
Nama tengah Dorgu, ‘Chinazaekpere’, memiliki makna mendalam dalam bahasa Nigeria, yaitu ‘Tuhan menjawab doa-doa’. Makna ini seolah menjadi pengingat akan kekuatannya dalam menghadapi kesulitan.
“Doa sangat penting dalam kehidupan saya dan keluarga. Saya sudah berdoa sejak kecil dan terus melakukannya hingga sekarang,” kata Dorgu dalam video wawancara di Gereja Holy Family yang diunggah akun Youtube Manchester United pada Oktober 2025.
Ia menambahkan, keyakinannya pada rencana Tuhan menjadi sumber kekuatannya. “Saya selalu percaya dan yakin Tuhan punya rencana buat karier saya. Saya terus berdoa bahkan ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pemain berusia 21 tahun ini menegaskan kembali arti namanya. “Patrick Chinazaekpere Dorgu. Nama tengah saya memiliki arti Tuhan menjawab doa-doa dan nama itu yang diberikan orang tua ketika melahirkan saya,” tutur pemain berdarah Nigeria tersebut.






