Vitoria-Gasteiz – Pemain Real Betis, Antony, menunjukkan kekesalan yang mendalam saat ditarik keluar dari lapangan dalam pertandingan melawan Deportivo Alaves. Insiden ini terjadi pada Senin (26/1/2026) dini hari WIB, dalam lanjutan Liga Spanyol.
Aksi Kekecewaan Antony
Antony, yang tampil sebagai starter, terlihat marah besar setelah digantikan oleh striker Pablo Garcia pada menit ke-59. Saat itu, Real Betis sedang tertinggal 0-2 dari Alaves. Gol Alaves dicetak oleh Carlos Vicente di menit ketiga dan Toni Martinez di awal babak kedua.
Kekecewaan Antony tidak berhenti pada gestur saja. Ia terlihat melempar handuk, beberapa benda lain, dan berteriak sambil membuang botol minum. Puncaknya, ia menepis tangan kiper cadangan Real Betis, Adrian, yang mencoba menenangkannya di bangku pemain. Pemain asal Brasil berusia 25 tahun itu juga tampak menahan air mata dan menutupi wajahnya dengan tangan, menunjukkan betapa terpukulnya ia atas situasi tersebut.
Video yang menampilkan kemarahan Antony saat diganti beredar luas di media sosial dan menuai beragam reaksi dari penggemar. Banyak yang mengecam perilakunya tersebut.
Performa dan Dampak Kekalahan
Sebelum insiden ini, Antony telah bermain dalam 24 pertandingan untuk Real Betis di semua kompetisi, mencatatkan 8 gol dan 7 assist. Namun, kekalahan dari Alaves ini berdampak pada posisi klasemen Real Betis.
Gol balasan Real Betis dicetak oleh Abde Ezzalzouli di masa injury time, namun tidak cukup untuk mengubah hasil akhir. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Alaves.
Akibat kekalahan ini, Real Betis gagal menyalip Espanyol di papan klasemen sementara LaLiga. Los Verdiblancos tertahan di peringkat keenam dengan 32 poin, terpaut dua angka dari Espanyol yang berada di posisi kelima dengan 34 poin.
Sebuah cuitan dari akun Gonzalo Márquez 🪄 (@GxldeMagisco22) pada 25 Januari 2026, menyertai video insiden tersebut dengan narasi, “Antony, setidaknya, telah mencoba membantu tim saat cedera dan terlihat bahwa ini menyakitinya. Ada beberapa orang yang bermain di lapangan seolah-olah mereka sedang bermain sepak bola santai.”






