Pemain bertahan Marc Guehi membeberkan bahwa dirinya hampir saja bergabung dengan Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, kepindahan tersebut batal di menit-menit akhir, dan kini Guehi menatap babak baru kariernya bersama Manchester City.
Kesepakatan Nyaris Tercapai dengan Liverpool
Guehi menjadi target utama Liverpool di bursa transfer musim panas. Kesepakatan senilai 35 juta paun antara Liverpool dan Crystal Palace dikabarkan telah tercapai. Guehi bahkan telah menjalani tes medis di London untuk mempercepat proses kepindahannya.
Namun, situasi di Crystal Palace berubah drastis. Ancaman pengunduran diri manajer Oliver Glasner membuat petinggi klub memutuskan untuk membatalkan kesepakatan dengan Liverpool. Guehi pun terpaksa bertahan di Palace, meskipun ia sudah menyiapkan video perpisahan.
Pindah ke Manchester City dengan Nilai Lebih Rendah
Selang enam bulan kemudian, Manchester City berhasil mendatangkan Guehi dengan mahar 20 juta paun. Kepindahan ini terjadi karena Guehi tidak berniat memperpanjang kontraknya dengan Crystal Palace yang akan segera berakhir. Manchester City memang tengah membutuhkan bek tengah baru menyusul cedera yang dialami Ruben Dias dan Josko Gvardiol.
Guehi membenarkan kabar tersebut dan mengaku sempat merasa kecewa dengan keputusan Crystal Palace yang membatalkan kepindahannya ke Liverpool. Meski begitu, ia tetap berusaha memberikan yang terbaik.
“Ya, memang nyaris pindah kok ke Liverpool. Nyaris. Tes medis hampir rampung dan kemudian dibatalkan di menit-menit akhir,” ujar Guehi seperti dikutip dari Daily Mail.
Ia menambahkan, “Yang ada di pikiran saya adalah yang sudah terjadi, terjadilah. Rasa-rasanya tidak elok jika saya bertindak macam-macam karena klub sudah memberikan segalanya untuk saya.”
Guehi menekankan pentingnya profesionalisme dalam menghadapi situasi tersebut. “Setidaknya Anda selalu tampil dalam performa terbaik setiap hari, tidak banyak bicara, dan tetap rendah hati. Saya rasa itu yang terpenting.”






