London – Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengungkapkan kekesalannya terhadap perlakuan sejumlah pemain Arsenal sebelum laga semifinal Carabao Cup leg kedua di Stadion Emirates, Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. Rosenior menuding Arsenal tidak menunjukkan rasa hormat kepada timnya.
Insiden Pemanasan di Lapangan
Kekesalan Rosenior dipicu oleh aksi beberapa pemain Arsenal yang melakukan sesi pemanasan hingga memasuki area lapangan yang seharusnya menjadi milik Chelsea. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Rosenior terlihat meneriaki para pemain Arsenal, “Tetap di daerah kalian sendiri. Tetaplah di sana!”
Menurut Rosenior, tindakan tersebut tidak etis dan mengganggu konsentrasi serta persiapan pemain Chelsea. “Saat Anda pemanasan, Anda kan seharusnya melakukannya di daerah sendiri, dan tim lain di daerah mereka sendiri. Di momen itu, saya kira mereka melakukannya dengan tidak tepat. Mereka memengaruhi pemanasan pemain-pemain saya,” ungkap Rosenior seperti dikutip ESPN.
Ia menambahkan bahwa permintaannya agar pemain Arsenal kembali ke area mereka mungkin tidak disampaikan dengan sopan, namun didasari pada prinsip saling menghormati. “Saya bukannya mau melakukan perang psikologis, melainkan sekadar hal apa yang saya pikir benar dan penuh rasa hormat.”
Etiket Sepak Bola dan Rasa Hormat
Rosenior menegaskan bahwa ada etiket tertentu dalam dunia sepak bola yang seharusnya dijunjung tinggi. “Saya tidak punya masalah apapun dengan siapapun di Arsenal. Saat itu hanyalah momen yang saya rasa tidak ada rasa hormat yang ditunjukkan kepada tim saya,” jelas Liam Rosenior.
Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kekalahan Chelsea 0-1 dari Arsenal, berkat gol tunggal Kai Havertz di akhir masa injury time. Hasil ini membuat The Blues tersingkir dari Carabao Cup dengan agregat 2-4, setelah sebelumnya kalah 2-3 di leg pertama di Stamford Bridge.






