Keluhan warga terhadap kondisi jalan berlubang di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, semakin meningkat. Warga melaporkan bahwa lubang-lubang tersebut kerap kali menjadi penyebab kecelakaan bagi para pengguna jalan.
Pantauan di lokasi pada Kamis (5/2/2026) menunjukkan sejumlah titik jalan yang berlubang. Meskipun berdiameter kecil dan tidak terlalu dalam, lubang-lubang tersebut tergenang air, membuat permukaan jalan di sekitarnya menjadi tidak rata. Bekas tambalan aspal terlihat di beberapa area, mengindikasikan upaya perbaikan sebelumnya.
Seorang warga bernama Asep (43) menuturkan pengalamannya menyaksikan langsung insiden kecelakaan. “Ya saya sih pernah lihat di tengah sini nih, motor kecelakaan. Jadi pas posisi ngebut tuh motor, ada genangan lubang, mobil belok, goyang, wah tabrakan,” katanya di lokasi. Asep menambahkan bahwa korban dalam insiden tersebut mengalami luka-luka ringan. “Pada beset doang sih,” ujarnya.
Pengalaman serupa juga dibagikan oleh Tio (57), warga lainnya. Ia pernah melihat seorang pengendara motor oleng saat melintasi jalan berlubang. Beruntung, korban tidak sampai terjatuh. “Pas hujan kan licin ya, saya lihat dia tuh berdua boncengan. Dia nggak lihat di depan ada lubang, ternyata pas dia lewat agak oleng. Untungnya nggak jatuh, cuma dia agak gimana ya udah nggak nyaman aja goyang,” tuturnya.
Tio menekankan bahaya kondisi jalan berlubang, terutama bagi pengendara yang sedang lengah, lelah, atau mengantuk. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh, tidak hanya menambal. “Semoga ke depannya ya itu jalan-jalan jangan sampai nunggu rusak memang kalau ada anggarannya turun langsung lapis kerjakan hap tiap tahun lapis kerjakan gitu loh jangan cuma jalan-jalan protokol aja. Karena kan pajak itu kan nggak hanya jalan protokol dan sekitarnya yang bayar masyarakat,” imbuhnya.






