Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan segera memanggil pengelola dan pemangku kepentingan terkait menyusul keluhan warga mengenai kebisingan yang ditimbulkan oleh aktivitas lapangan padel di kawasan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan. Laporan warga ini muncul setelah mereka merasa terganggu oleh suara bising dari fasilitas olahraga tersebut.
Warga Keluhkan Kebisingan Akibat Lapangan Padel
Melalui unggahan di media sosial Threads, seorang warga yang berdomisili di kawasan Haji Nawi mengungkapkan kekesalannya terhadap kebisingan yang berasal dari lapangan padel yang berlokasi tidak jauh dari tempat tinggalnya. Suara bising tersebut dilaporkan mengganggu aktivitas sehari-hari warga sekitar. Warga tersebut juga mengaku telah melaporkan keluhannya melalui aplikasi JAKI serta kanal resmi Pemprov DKI Jakarta, bahkan menandai akun media sosial Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, namun belum menerima tanggapan.
Pemerintah DKI Akan Panggil Stakeholder
Menanggapi keluhan warga, Pramono Anung berjanji akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. Ia menyatakan akan mengundang seluruh pihak yang terkait dengan perizinan dan operasional lapangan padel dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh izin dan kegiatan operasional usaha padel telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini. Saya minta dipresentasikan,” ujar Pramono kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran atau operasional yang tidak sesuai dengan izin dan menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Bagi daerah-daerah yang kemudian mengganggu masyarakat karena tidak sesuai dengan izin yang diberikan, tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas,” tegasnya.






